Di India 3.700 Orang Meninggal dalam Sehari akibat Covid

Anton Suhartono ยท Rabu, 05 Mei 2021 - 14:36:00 WIB
 Di India 3.700 Orang Meninggal dalam Sehari akibat Covid
Kematian dalam sehari di India terkait Covid-19 mencatat rekor tertinggi. Tampak korban Covid yang meninggal tengah dikremasi di salah satu tempat di India.(Foto: Ist)

NEW DELHI, iNews.id - Kasus kematian akibat Covid-19 di India, Rabu (5/4/2021) pecahkan rekor baru. Sebanyak 3.780 orang meninggal dalam 24 jam terakhir.

Dengan demikian jumlah total kasus kematian akibat virus corona di negara itu mencapai 226.188 orang.

India juga melaporkan penambahan kasus infeksi harian yakni 382.315 penderita pada Rabu, naik dibandingkan laporan pada Selasa, namun masih di bawah rekor tertinggi yakni menembus 400.000 orang pada 1 Mei lalu.

Secara total kasus infeksi Covid-19 di India mencapai 20.665.148 orang, dihitung sejak awal pandemi dengan kasus aktif saat ini 3.487.229 orang. 

India menjadi negara kedua di dunia yang menembus 20 juta kasus infeksi setelah Amerika Serikat.

Sebelumnya tim penasihat pemerintah menyatakan, hasil pemodelan matematika puncak kasus infeksi virus corona di India akan terjadi pada 3 sampai 5 Mei 2021.

Kepala tim penasihat pemerintah M Vidyasagar mengatakan, kasus infeksi di India diperkirakan akan turun mulai 7 Mei atau pada akhir pekan ini.

“Jika Anda melihat negara secara keseluruhan, prediksi kami mungkin terjadi penurunan pada akhir pekan ini, yaitu sekitar 7 Mei. Kasus seharusnya mulai menurun, tapi setiap negara bagian akan mencapai puncaknya pada waktu berbeda. Total nasional dan kumulatif berada di puncaknya sekarang, atau sangat dengannya," katanya, kepada India Today TV.

Jika prediksi tersebut benar, ini sangat melegakan bagi India karena segera melewati puncak gelombang kedua wabah Covid-19.

Lonjakan kasus virus corona di India menyebabkan rumah sakit kehabisan tempat tidur dan oksigen serta membuat kamar mayat dan krematorium kewalahan. Banyak orang meninggal di ambulans dan tempat parkir rumah sakit saat antre menunggu perawatan.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2