Gunakan Lem G, Pemuda Ini Incar Pesepeda Perempuan Rambut Pendek

Priyo Setyawan ยท Senin, 28 Desember 2020 - 17:14:00 WIB
Gunakan Lem G, Pemuda Ini Incar Pesepeda Perempuan Rambut Pendek
Petugas menunjukkan tersangka penyiram pesepeda perempuan dengan lem G di Mapolres Sleman, Senin (28/12/2020). Foto : MNC Portal Indonesia /priyo setyawan)

SLEMAN, iNews.id - Pelaku teror penyiraman terhadap pesepeda perempuan di Sleman berhasil ditangkap. JP (37) pelaku penyiraman itu ternyata tidak mengunakan air keras untuk menyemprot pesepeda perempuan saat pagi hari, namun mengunakan Lem G. Akibatnya kain yang terkena akan terbakar dan kulit melepuh. 

Aksi warga Selopampang, Temanggung, Jawa Tengah itu dipicu sakit hati karena pernah ditinggalkan wanita yang dicintainya. Meski selalu memberi uang setiap bertemu dengan harapan membalas cintanya, namun wanita yang dicintai meninggalkan dirinya dan tidak tahu keberadaannya.  JP sudah bertemu sebanyak 7 kali dengan perempuan itu, pertemua terakhir dia memberi uang Rp3 juta.

Perempuan yang dicintainya itu memiliki ciri fisik tubuh agak gempal dan berambut pendek dan mempunyai hobi bersepeda di pagi hari dengan jalur di sekitar Jalan Palagan Tentara Pelajar, Jalan Gito Gati dan Jalan Damai. Sehingga pesepeda perempuan dengan ciri seperti itu yang menjadi targetnya dan dengan cara itu, berharap  bisa bertemu dengan wanita idamannya tersebut.

Atas tindakannnya tersebut, JP diamankan polisi dan sekarang harus mendekam di tahanan Mapolres Sleman. JP diamankan di sekitar Lapangan Denggung, Sleman, Minggu (27/12/2020) pukul 06.00 WIB saat sedang menunggu pesepeda perempuan yang lewat di daerah tersebut.

Penangkapan JP ini, hasil pengembangan laporan penyiram air keras kepada pesepeda perempuan di pagi hari, terakhir  menimpa Marinda Amitua (30) warga Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman yang disiram air keras oleh lelaki yang tidak dikenal dengan memakai sepeda motor matic saat bersepeda di perempatan Grojogan, Jalan Gito-Gati, Pandowoharjo, Sleman.

Korban yang bersepeda bersama ayahnya bermaksud gowes ke Boroborudur. Sesampai di lokasi kejadian tiba-tiba seseorang mengendarai sepeda motor dan langsung melempar air keras ke arah korban, Kamis (24/12/2020) pagi.

Kapolres Sleman,  AKBP Anton Firmanto mengatakan, dari pemeriksaan JP sudah melakukan aksinya sebanyak 7 kali,  3 tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Palagan Tentara Pelajar, yakni di depan RM IBC, SPBU Mudal dan depan pasaf Rejodani, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, 29 Oktober 2020.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2