Industri Batik di Kulonprogo Mulai Menggeliat di Tengah Pandemi Covid-19

Budi Utomo · Jumat, 02 Oktober 2020 - 07:04:00 WIB
Industri Batik di Kulonprogo Mulai Menggeliat di Tengah Pandemi Covid-19
Perajin batik di Kulonprogo mulai menerima permintaan dari konsumen. (Foto iNews/Budi Utomo).

KULONPROGO, iNews.id - Hari Batik Nasional jatuh pada hari ini Jumat 2 Oktober 2020. Penetapan tersebut dilakukan UNESCO karena batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya.

Kini ekonomi industri perajin batik tradisional di Dusun Sembungan, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta mulai menggeliat di tengah pandemi Covid-19. Mereka mulai merasakan permintaan batik naik hingga 80 persen.

Pemilik Sembung Batik, Bayu Permadi mengatakan saat pandemi Covid-19 sempat mengalami penurunan pendapatan. Bahkan dalam seminggu tidak ada penjualan batik.

"Sempat merumahkan karyawan selama 2 minggu pas PSBB di Jogja," kata Bayu di Kulonprogo, Sabtu (26/9/2020).

Memasuki April dan Mei 2020, kata Bayu melakukan penjualan batik melalui online. Hasilnya batik mulai terjual banyak dan pendapatan meningkat.

"Bulan kedua melalui jalur online ada peningkatan 30 persen, sekarang sudah 80 persen sudah pulih setelah pandemi," ucap dia.


Editor : Faieq Hidayat