Jaga Harga GKP, Badan Pangan Nasional Minta Pelaku Usaha dan BUMN Serap Gabah Petani

Priyo Setyawan · Senin, 30 Mei 2022 - 17:38:00 WIB
Jaga Harga GKP, Badan Pangan Nasional Minta Pelaku Usaha dan BUMN Serap Gabah Petani
Kepala BPN Arief Prasetyo Adi memberikan sambutan saat pertemuan dengan Perpadi wilayah DIY di Yogyakarta, Senin (30/5/2022). (Foto: dok Humas BPN)

YOGYAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Pangan Nasional (BPN) Arief Prasetyo Adi meminta para pelaku usaha dan BUMN Pangan ikut menjaga harga gabah kering panen (GKP) Rp4.200 per kilogram. Salah satunya dengan mengoptimalkan serapan gabah petani. 
 
“Agar gabah petani tidak jatuh, Pelaku usaha maupun BUMN pangan Bulog diharapkan dapat meningkatkan serapan gabah sesuai acuan yang ditetapkan pemerintah Rp4.200 per  kilogram,” kata Arief, dalam pertemuan dengan Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) wilayah DIY, di Yogyakarta, Senin, (30/5/2022). 

Peningkatan serapan gabah ini, dapat menguatkan stok pangan nasional dan membantu ketersediaan beras dan stabilitas harga. Harapannya dapat menyejahterakan petani karena produksi gabahnya telah banyak diserap dan tidak jatuh.

“Kita lihat di India, Vietnam dan Thailand yang berencana membatasi ekspor bahan pokok, oleh karenanya perlu penguatan stok pangan nasional dengan sistem dynamic stock,” paparnya.
 
Ketua Perpadi wilayah  DIY, Arif Y Kurniawan mengatakan untuk menjaga harga bisa dilakukan dengan skema Cadangan Beras Pemerintah (CBP) maupun B2B atau Komersial. Selain itu Bulog apat menyalurkan beras melalui skema sosial seperti program pemerintah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), penanggulangan bencana  dan skema sosial lainnya, sehingga stok Bulog dapat berputar dan selalu dalam keadaan baik mutunya.
 
“Pemerintah dapat menjaga harga gabah petani, melalui Bulog maupun penggiat pangan lainnya, dengan begitu pemerintah memiliki stok pangan yang kuat dan Petani pun sejahtera,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: