Kapolsek di Kulonprogo Kaget Dengar Uang Makan Santri Rp2.000 per Hari

Suharjono, Sindonews ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 14:00 WIB
Kapolsek di Kulonprogo Kaget Dengar Uang Makan Santri Rp2.000 per Hari
Kapolsek Samigaluh Kulonprogo AKP Heru Meiyanto saat berkunjung ke sebuah pesantren yang ada di wilayah tugasnya. (Foto: Sindonews/Suharjono)

KULONPROGO, iNews.id - Zaman yang serba mahal saat ini, Kapolsek Samigaluh Kulonprogo AKP Heru Meiyanto kaget menemukan fakta uang makan para santri sebesar Rp2.000. Info itu dia ketahui saat berkunjung ke sebuah pesantren yang ada di wilayah tugasnya.

"Saya akui ini kawah candradimuka. Namun kita harus bisa memerhatikan, kami akan galang donatur sehingga kebutuhan makan dan mengaji mereka lebih layak," katanya, Rabu (29/7/2020).

Dia bercerita, beberapa waktu lalu berkunjung ke Ponpes Al Falah Ngargosari, Samigaluh, Kulonprogo. Dia ingin mengetahui lebih dekat kehidupan para santri sekaligus menerbitkan bantuan untuk pondok pesantren yang memiliki 64 santriwan santriwati tersebut.

"Saya sempat kaget mendengar dengan polos mengatakan uang sekali makan Rp2.000. Pihak pengelola pondok akhirnya berusaha memanfaatkan lahan untuk ketersediaan sayur mayur santri," ucapnya.

Beberapa bantuan tahap awal pun diberikan. Mulai dari tikar karpet untuk mengaji, kompor gas untuk memasak dan juga beberapa kebutuhan lainnya.

"Kita juga akan berusaha menggalang donatur seperti orang tua asuh karena sebagian berasa dari warga kurang mampu," ucapnya.

Pengasuh Ponpes Al Falah Ustaz Wazirudin mengatakan, jumlah total santri di Ponpes yang dipimpinnya yakni 64 santri. Dari total jumlah tersebut terdiri dari 20 putra dan 44 putri.

"Santri kami berasal dari berbagai daerah di Kulonprogo yang mayoritas secara ekonomi merupakan kelas menengah kebawah," katanya.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya hanya membebankan biaya makan yang dibayar santri cukup Rp2.000 untuk sekali makan.


Editor : Nani Suherni