Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Jogja Meningkat selama Pandemi Covid-19

Antara ยท Rabu, 01 Desember 2021 - 17:07:00 WIB
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Jogja Meningkat selama Pandemi Covid-19
Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Jogja meningkat selama pandemi Covid-19. (Foto: ilustrasi/ist)

YOGYAKARTA, iNews.id – Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kota Yogyakarta selama masa pandemi Covid-19 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB siap melakukan pendampingan kepada korban.  

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Yogyakarta Edy Muhammad mengatakan, pada 2019 kasus kekerasan terhadap perempuan hanya 122 kasus. Sedangkan 2020 meningkat menjadi 145 kasus. Sedangkan sampai bulan Oktober 2021 sudah ada 175 kasus. 

“Selama masa pandemi Covid-19 ada peningkatan kasus, dan 90 persen dialami perempuan,” katanya dalam Peringatan Hari Antikekerasan, di Yogyakarta, Rabu (1/12/2021).

Edy mengatakan ada tiga faktor yang menjadi pemicu kasus ini, di antaranya karakter atau kepribadian orang yang memang gemar marah dan suka melakukan tindak kekerasan. Selain itu juga dipicu dari faktor ekonomi serta faktor orang lain.

“Sebelum pandemi, faktor orang lain muncul dari orang di luar keluarga inti, namun selama pandemi justru muncul banyak kasus kekerasan di dalam keluarga,” katanya.

Sedangkan kasus kekerasan pada anak juga mengalami kenaikan, dari 39 kasus pada 2020 menjadi 55 kasus hingga Oktober 2021. Sebelum pandemi covid-19, kekerasan pada anak kerap terjadi di sekolah. Namun dengan pendidikan daring, kasus kekerasan pada anak banyak terjadi di dalam rumah.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: