Kejari Kulonprogo Ajukan Banding Kasus Penyelundupan Anjing, Ini Alasannya

Kuntadi ยท Kamis, 28 Oktober 2021 - 17:13:00 WIB
Kejari Kulonprogo Ajukan Banding Kasus Penyelundupan Anjing, Ini Alasannya
Sidang online kasus penyelundupan anjing ilegal di PN Wates. (Foto: istimewa)

KULONPROGO, iNews.id – Kejaksaan Negeri Kulonprogo mengajukan banding dalam perkara penyelundupan anjing dengan terpidana Suradi (48) warga Sragen, Jawa Tengah yang divonis hakim dengan pidana 10 bulan penjara. Vonis ini dirasakan terlalu rendah dari ancaman yang mendasarkan pada Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan. 

“Kami sudah ajukan banding ke pengadilan,” kata Kasi Intelejen Kejari Kulonprogo Yogi Andiawan Sagita, Kamis (28/10/2021). 

Dalam kasus ini jaksa menuntut terdakwa dengan Pasal 89 ayat 2 juncto Pasal 46 ayat 5 UU RI no 41 tahun 2014 atas perubahan UU no 18/2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dalam regulasi ini pelanggar bisa dikenai pidana minimal 1 tahun penjara dan denda Rp150 juta. Namun majelis hakim PN Wates hanya menjatuhkan pidana selama 10 bulan dipotong masa tahanan dan denda Rp150 juta.  

“Putusan ini masih di bawah aturan minimum pidana yang diatur dalam undang-undang tersebut, makanya kami mengajukan majukan banding,” katanya.   

Pengajuan banding ini telah disampaikan ke PN Wates pada 21 Oktober lalu. Saat ini tim jaksa masih menyusun memori banding agar kasus ini bisa disidangkan di Pengadilan Tinggi Yogyakarta. 
 
Yogi menegaskan pengajuan banding ini murni karena putusan hakim di bawah ancaman pidana minimum. Bukan karena adanya intervensi ataupun desakan dari pihak manapun. 

“Ini murni karena putusan dibawah undang-undang, tidak ada desakan atau intervensi dari pihak manapun,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: