Kembalikan Tanah Bersertifikat Hak Milik ke Keraton, Warga Kulonprogo dapat Kekancingan

Antara ยท Sabtu, 14 Mei 2022 - 08:36:00 WIB
 Kembalikan Tanah Bersertifikat Hak Milik ke Keraton, Warga Kulonprogo dapat Kekancingan
GKR Mangkubumi (kanan) menerima pengembalian sertifikat tanah dari warga Kelurahan Kembang dan Giripurwo, Kulonprogo, Jumat (13/5/2022). (Foto : Antara)

YOGYAKARTA, iNews.id- Sejumlah warga di Kulonprogo mengembalikan tanah yang sudah bersertifikat hak milik ke Keraton Yogyakarta. Keraton pun memberikan hadiah berupa surat kekancingan atau hak pinjam pakai ke warga. 

"Sebagai bentuk apresiasi dari Keraton Yogyakarta, warga dari Kelurahan Kembang (Kulonprogo) yang sukarela mengembalikan sertifikat tanah SG (Sultan Ground) ini akan diberikan Surat Kekancingan dari Keraton Yogyakarta atas kerelaannya mengembalikan sertifikat," kata Penghageng Tepas Panitikisma Keraton Yogyakarta GKR Mangkubumi melalui keterangan resmi Keraton di Yogyakarta, Jumat (13/5/2022).

GKR Mangkubumi mengatakan upaya untuk menuju tertib administrasi pertanahan telah didukung sepenuhnya oleh masyarakat DIY khususnya di Kabupaten Kulonprogo.

"Buktinya, beberapa warga secara sukarela menyerahkan tanah yang telah bersertifikat hak milik kepada pihak kasultanan sebab tanah tersebut merupakan tanah kasultanan berdasarkan Legger dan peta desa tahun 1938," katanya.

Menurut GKR Mangkubumi, pengembalian sertifikat tanah itu dilakukan warga sebagai bentuk terima kasih dan adanya kepercayaan "ngalap berkah" (mencari berkah) dari Ngarsa Dalem atau Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Bidang tanah yang diserahkan ini semuanya merupakan tanah SG," ujar putri sulung Sultan Hamengku Buwono X ini.

Penyerahan sertifikat dilaksanakan pada 13 Mei 2022 di Kantor Kelurahan Kembang, Nanggulan, Kulonprogo.

Tanah yang diserahkan berada di dua kelurahan yakni Kelurahan Kembang, Kecamatan Nanggulan dan Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo.

Adapun luasan tanah SG di Kelurahan Kembang yang akan dikembalikan, antara lain rumah tinggal 113 meter dari 452 (Padukuhan Pronosutan), makam keluarga 82 meter (Padukuhan Pronosutan), serta rumah tinggal 474 meter (Padukuhan Pronosutan).

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: