Keren, Petani Gunungkidul Pantau Iklim lewat Aplikasi BMKG

Antara ยท Selasa, 03 November 2020 - 23:35:00 WIB
Keren, Petani Gunungkidul Pantau Iklim lewat Aplikasi BMKG
Petani milenial harus mampu membaca dan memahami iklim supaya dapat meningkatkan produktivitas hasil panen dan harga jual hasil panen tinggi. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Reni mengatakan kegiatan SLIO di Gunungkidul sudah mulai dilakukan sejak pertengahan Agustus hingga akhir September 2020 lalu. Jumlah pertemuan bervariasi antara dua hingga tiga kali.

Selama kegiatan, ada dua materi pokok yang disampaikan pada para petani yang menjadi peserta. Antara lain pengenalan unsur cuaca atau iklim beserta alat ukurnya, dan pemahaman informasi prakiraan iklim.

"Metode pertemuan ada yang tatap muka dan virtual, menyesuaikan kondisi saat ini dan menerapkan protokol kesehatan," kata Reni.

Sementara itu, Ketua Poktan Sumber Rejeki Buyutan, Ngalang, Sajikan mengakui bahwa pengetahuan tentang kondisi iklim semakin meningkat pasca mengikuti SLIO. Sebelumnya, para petani lebih banyak bergantung pada tradisi ilmu "titen".

"Setelah mengikuti SLIO, petani juga bisa memantau kondisi cuaca lewat aplikasi BMKG, untuk memperkirakan iklim secara lebih rinci," katanya.

Editor : Ainun Najib