Kubah Lava Merapi Alami Perubahan Morfologi

Antara ยท Sabtu, 21 Agustus 2021 - 22:49:00 WIB
Kubah Lava Merapi Alami Perubahan Morfologi
Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran ke arah barat daya, Jumat (20/8/2021). (Foto: Antara/BPPTKG)

YOGYAKARTA, iNews.id - Kubah lava di sebelah barat daya Gunung Merapi mengalami perubahan morfologi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan perubahan itu diketahui dari hasil analisis morfologi.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida berdasarkan hasil analisis morfologi dari Stasiun Kamera Deles 5, Tunggularum, Ngepos, dan Babadan 2 pada periode 13-19 Agustus 2021 diketahui ada perubahan morfologi

"Teramati adanya perubahan morfologi pada kubah lava barat daya akibat aktivitas guguran dan awan panas," kata dia dalam keterang tertulisnya Sabtu (21/8/2021).

Pada periode itu, BPPTKG mencatat volume kubah lava di sebelah barat daya mencapai 1.350.000 meter kubik atau mengalami penurunan dibandingkan dengan hasil foto udara pada 28 Juli 2021 yang masih tercatat 1.878.000 meter kubik.

Kubah lava di tengah kawah puncak Gunung Merapi tidak mengalami perubahan morfologi atau relatif tetap. Berdasarkan foto udara pada 28 Juli 2021, volume kubah tengah 2.817.000 meter kubik.

Sepanjang pengamatan selama sepekan, kata dia, Merapi 20 kali meluncurkan awan panas guguran ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 3.500 meter, sedangkan guguran lava teramati 172 kali ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter.

Dalam sepekan, Gunung Merapi tercatat mengalami 20 kali gempa awan panas guguran (AP), 79 kali gempa vulkanik dangkal (VTB), tiga kali gempa low frekuensi (LF), 228 kali gempa fase banyak (MP), 1.969 kali gempa guguran (RF), 82 kali gempa hembusan (DG), dan empat kali gempa tektonik (TT).

"Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih rendah dibandingkan dengan minggu lalu," ujar Hanik.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: