Minat Masyarakat Gunungkidul Jadi Petugas dan Pengawas Pilkada 2020 Rendah

Kismaya Wibowo ยท Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:19:00 WIB
Minat Masyarakat Gunungkidul Jadi Petugas dan Pengawas Pilkada 2020 Rendah
ilustrasi pilkada 2020

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Minat masyarakat Gunungkidul untuk menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pada Pilkada Gunungkidul 2020 rendah. Jumlah pendaftar yang ada masih jauh dari target yang ditentukan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, pendaftaran KPPS ini sudah berakhir pada Selasa (13/10/2020) kemarin. KPU terpaksa memperpanjang pendaftaran selama lima hari sampai dengan Minggu (18/10/2020) karena jumlah pendaftarnya masih kurang.

“Karena minim, pendaftar kami perpanjang lima hari,” katanya.

Dari pemetaan yang ada, hanya ada empat kecamatan/kapanewon yang pendaftarnya terpenuhi, yakni, di Purwosari, Karangmojo, Ponjong dan Wonosari. Setiap TPS, dibutuhkan tujuh orang petugas KPPS dan dua linmas.

“Total ada 1.898 TPS di setiap TPS butuh tujuh petugas dan dua linmas,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Bawaslu Gunungkidul, Rini Iswandari mengatakan, telah membuka pendaftaran PTPS dari 3 Oktober sampai dengan 15 Oktober. Jumlah pendaftar juga masih kurang jika merujuk aturan yang ada.

“Sampai kemarin baru 1.992 yang mendaftar dari kebutuhan 1.900. Idealnya sesuai rekrutmen harus dua kali lipat,” katanya.

Peserta cadangan sangat diperlukan karena calon PTPS wajib menjalani rapid test Covid-19. Jika nanti hasilnya reaktif, maka akan digantikan calon yang lain.

Bawaslu berencana memperpanjang masa pendaftaran ini selama empat atau tujuh hari. Karena beberapa wilayah baru ada satu orang pendaftar.


Editor : Kuntadi Kuntadi