Musim Gowes, Pembeli Sepeda di Kota Yogyakarta Mengular di Luar Toko

Heru Trijoko ยท Minggu, 14 Juni 2020 - 14:04 WIB
Musim Gowes, Pembeli Sepeda di Kota Yogyakarta Mengular di Luar Toko
Antrean pembeli di toko sepeda di Jalan Brigjen Katamso, Yogyakarta, Minggu (14/6/2020). (Foto: iNews/Heru Trijoko)

YOGYAKARTA, iNews.id - Penjual sepeda di Yogyakarta banjir pelanggan usai aktivitas olahraga di tempat umum diizinkan kembali. Bahkan, sejumlah toko sepeda di Yogyakarta kehabisan stok karena banyaknya permintaan pelanggan.

Dari pantauan iNews, toko sepeda di kota Yogyakarta di Jalan Brigjen Katamso dipenuhi calon pembeli. Aturan pembatasan pembeli di dalam toko membuat warga rela menunggu di luar. Di depan toko disediakan tempat cuci tangan bagi pengunjung yang masuk toko.

Sebagian warga bahkan mengaku sudah antre hingga satu jam sebelum toko dibuka. Namun, tak sedikit dari mereka yang pulang dengan tangan kosong karena stok di toko tersebut terbatas.

Para pemilik toko sepeda di Yogyakarta mengaku, omzet penjualan meningkat hingga dua kali lipat dibanding sebelum masa pendemi Covid-19. Jika sebelumnya satu hari hanya bisa laku kurang dari sepuluh sepeda, mereka bisa menjual 20 sepeda.

"Peningkatan dua kali lipatnya dari biasanya. Kalau dulu laku 10 jadi 20 sekarang," kata pemilik toko sepeda Candra Fatmawati, Minggu (14/6/2020).

Candra menuturkan, banyak di antara pembeli yang mencari sepeda lipat hingga sepeda gunung. Rata-rata sepeda jenis tersebut paling murah Rp2 juta hingga Rp5 juta.

"Kebanyakan sepeda yang dicari sepeda lipat dan mountain bike. Kalo lipat praktis simpel," ucapnya.

Sementara itu, salah satu pembeli Hoga Wijayanto tak bisa mendapat barang yang dicarinya. Datang dari Godean Sleman, Hoga mengaku memilih olahraga sepeda setelah lama tak beraktivitas.

"Beli (sepeda) buat olahraga biar kesehatan juga biar kondisi badan fit. Sudah dua kali cari toko katanya barangnya kosong," ucapnya.


Editor : Nani Suherni