Napi Narkoba Asal Amerika Mengaku Dipersulit untuk Berobat di RS

Suharjono ยท Senin, 12 April 2021 - 20:56:00 WIB
 Napi Narkoba Asal Amerika Mengaku Dipersulit untuk Berobat di RS
Penasihat hukum napi asal Amerika Serikat Christian Beaslye mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo. (Foto : Istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id- Nara pidana (Napi) kasus narkoba asal Amerika Serikat Rosalind Beasley melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo. Langkah ini dilakukan lantaran sulitnya mendapatkan izin untuk melakukan pengobatan ke dokter penyakit urologi atas penyakit ginjal yang dideritanya.

Kuasa Hukum Rosalind Beasley, Tomy Harahap mengatakan langkah mengirimkan surat ini dilakukan karena kliennya merasa dipingpong untuk melakukan pengobatan. 

Saat ini napi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Karanganyar, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah tersebut belum bisa mendapatkan izin melakukan pengobatan di dokter spesialis urologi. 

"Kami sudah meminta izin awalnya dari kalaps mengajukan permohonan ke Kemenkumham, namun begitu sampai di  Lapas mereka meminta surat dari atas yang mengizinkan napi dibawa keluar lapas untuk periksa. Napi memilik hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. namun hak asasi klien kami tidak diberikan," katanya saat mengirimkan surat di kantor Pos Besar  Yogyakarta, Senin (12/4/2021).

Dijelaskannya, atas petunjuk Kalapas Karanganyar, pihaknya juga mendatangi kantor wilayah KemenkumHam Jawa Tengah  di Semarang. Namun lagi-lagi upaya memerintahkan izin ini tidak membuahkan hasil. 

"Kami hanya menuntut hak klien kami sesuai dengan piagam Hak Asasi Manusia (HAM).Kami hanya meminta ada izin diperiksa di rumah sakit yang memiliki dokter spesialis urologi," katanya.

Dia berharap presiden Jokowi bisa memberikan kebijakan sehingga tidak ada lagi korban korban di Lapas karena tidak memberikan hak-hak dasar bagi nara pidana. "Ini tidak berkaitan kasus hukummya.Namun hak napi," tegas Tomy didampingi Caroline Beaslye, ibu dari napi Rosalind Beaslye.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2