Nyaris Diusir dari Kampung, Pasutri Produsen Miras Maut Sering Diperingatkan Warga

erfan erlin ยท Jumat, 20 Mei 2022 - 17:34:00 WIB
Nyaris Diusir dari Kampung, Pasutri Produsen Miras Maut Sering Diperingatkan Warga
Petugas menunjukkan pasutri tersangka penjual miras oplosan di Polres Sleman, Kamis (19/5/2022). (Foto : ist)

SLEMAN, iNews.id- Pasangan suami istri (pasutri) asal Prambanan  APS dan FAS menjadi tersangka miras maut di Kapanewon Berbah Sleman. Mereka ternyata telah masuk daftar hitam warga setempat.

Pasasutri ini ternyata hanya pendatang dan mengontrak di salah satu rumah warga. APS tersangka laki-laki selama ini berprofesi serabutan dan tukang rosok. Sementara yang perempuan hanya ibu rumah tangga biasa.

Carik Madurejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Hartoto Wahyudi mengatakan, pasutri ini memang sempat akan diusir warga. Bahkan dua pekan sebelum diringkus polisi karena kasus miras maut, pasangan suami istri ini sempat disidang oleh warga dan tokoh masyarakat setempat.

"Dia dipanggil Dukuh Gangsiran dan tokoh masyarakat. Mereka diperingatkan,"ungkapnya, Jumat (20/5/2022). 

Pasutri ini memang telah cukup lama berjualan miras dan beberapa kali diperingatkan warga. Bahkan mereka pernah secara terbuka dan terang-terangan menjual barang haram tersebut.

Kala itu sering terjadi keributan karena pelanggan mereka ada yang meminumnya langsung di rumah tersebut. Oleh karenanya warga kemudian tidak setuju dengan apa yang dilakukan pasutri ini.

"Dulu pernah jual di rumah bahkan secara terbuka. Sempat ada keributan karena warga tidak setuju, mau diusir," ujarnya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: