Pandemi Covid-19, Pelajar SMP di Gunungkidul Sukses Beternak Kelinci Beromzet Jutaan rupiah
Menurutnya perawatan kelinci ini cukup mudah, hanya diletakkan di dalam kandang. Kelinci ini cukup diberi makanan berupa rumput, sayuran berupa wortel, sawi dan aneka sayuran lain yang banyak dijual pedagang di pasar.
Selain menjual kelinci, Genthur juga mengumpulkan urine kelinci untuk pupuk cair. Setiap liternya dijual dengan harga Rp5.000. Padahal setiap harinya bisa mengumpulkan antara 5-15 liter.
“Biasanya ada pengepul yang mengambil urinenya atau petani untuk pupuk,” katanya.
Orang tua Genthur, Sumanta sangat mendukung usaha yang digeluti anaknya. Apa yang dia lakukan tidak menghalangi belajarnya secara online. Bahkan dia telah berhasil membantu ekonomi keluarganya.
“Kami sangat mendukung, yang penting sekolah nomor satu dan selalu jujur kepada siapapun,” katanya.
Editor: Kuntadi Kuntadi