Pangdam Jaya Urusi Baliho Habib Rizieq, Fadli Zon Sebut Kembali Dwifungsi ABRI

Abdul Rochim · Jumat, 20 November 2020 - 14:04:00 WIB
Pangdam Jaya Urusi Baliho Habib Rizieq, Fadli Zon Sebut Kembali Dwifungsi ABRI
Pagdam Jaya mengakui dirinya yang memerintahkan sejumlah pria berbaju loreng menurunkan spanduk Habib Rizieq. (Foto Ilustrasi : Koran Sindo)

JAKARTA, iNews.id – Langkah Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang mengakui memerintahkan anak buahnya untuk mencopot baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab tuai kritikan. Poitikus Partai Gerindra Fadli Zon menyebut urusan baliho di luar tupoksi TNI.

Di akun Twitter-nya @fadlizon, mantan Wakil Ketua DPR itu mengatakan bahwa pencopotan baliho bukan menjadi wewenang TNI. Dia juga menyebut kembali istilah Dwifungsi ABRI yang ada pada era Orde Baru.

”Apa urusannya Pangdam Jaya memerintahkan mencopot baliho? Di luar kewenangan n tupoksi TNI. Sebaiknya jgn semakin jauh terseret politik, kecuali mau hidupkan lg “dwifungsi ABRI” imbangi “dwifungsi polisi”,” kicau Fadli Zon, dikutip, Jumat (20/11/2020).

Dalam kicauan sebelumnya, Fadli Zon juga menyebut bahwa langkah TNI mencopot baliho FPI justru merusak nama baik TNI sendiri. "Apa benar video-video ini? Kalau benar apa maksudnya? Jelas merusak nama baik TNI. Apalagi klu tujuannya menakut-takuti rakyat. Harus diusut!" kata Fadli Zon.

Tidak hanya itu, Fadli Zon bahkan menyindir keras TNI yang seharusnya kekuatan pertahanan RI waktunya untuk bersaing dengan negara-negara lainnya. “Bukan bersaing dengan negara asing, Pemerintah RI malah saingi Petamburan,” kicaunya.

Diketahui, Petamburan merupakan daerah yang menjadi markas besar FPI pimpinan Habib Rizieq Shihab.

Editor : Ainun Najib