Penanganan Covid-19 Terkendala, Bupati Bantul: Jumlah Nakes Terbatas Beban Kerjanya Berat

Antara · Rabu, 21 Juli 2021 - 15:02:00 WIB
Penanganan Covid-19 Terkendala, Bupati Bantul: Jumlah Nakes Terbatas Beban Kerjanya Berat
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (Foto: doc Humas Pemkab Bantul)

BANTUL, iNews.id – Beban kerja tenaga kesehatan di daerah dalam menghadapi pandemi Covid-19 sangat berat. Mereka harus menjalani berbagai peran kesehatan yang tidak bisa digantikan oleh siapa pun. 

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, kendala utama yang dihadapi Bantul dalam penanganan Covid-19 adalah keterbatasan tenaga kesehatan. Sementara beban kerja tenaga kesehatan yang ada sangat berat. 

Mereka menjadi tenaga kesehatan untuk melakukan tes swab di puskesmas. Selain itu juga melaksanakan vaksinasi di sejumlah kalurahan sesuai jadwal yang ada. Bahkan mereka juga mengawasi  pasien di selter yang menjalani isolasi mandiri.

“Mereka juga masih harus merawat pasien yang datang ke puskesmas,” katanya.  

Untuk vaksinasi Covid-19, sesuai standar kesehatan hanya boleh dilakukan dokter atau tenaga kesehatan yang bersertifikat. Selain dokter juga bisa dilakukan bidan dan perawat. Hanya saja ketersediaan tenaga kesehatan yang ada terbatas.  

“Jumlah nakes kita terbatas, karena lulusan SMK Kesehatan seusai standar kesehatan tidak diperkenankan melakukan vaksinasi,” kata Abdul halim Muslih.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Halaman : 1 2