get app
inews
Aa Text
Read Next : Jelang Pemakaman Pakubuwono XIII, Warga Berdatangan ke Kompleks Makam Raja-Raja di Imogiri

Ribuan Wisatawan Padati Pantai Parangtritis dan Depok untuk Padusan.

Jumat, 01 April 2022 - 19:07:00 WIB
Ribuan Wisatawan Padati Pantai Parangtritis dan Depok untuk Padusan.
Pengunjung memadati objek wisata Pantai Parangtritis Bantul sehari menjelang Ramadan. (Foto : Antara)

BANTUL, iNews.id – Tradisi padusan dalam menyambut bulan suci Ramadan masih dilakukan warga di DIY. Meeka mensucikan diri dengan mandi, termasuk mandi di laut.

Tradisi padusan di Pantai Parangtritis dan Depok dilakukan warga pada sore hari. Sepanjang pagi hingga siang suasana dua objek wisata ini cenderung lengah. Wisatawan justru berdatangan pada sore hari, dengan jumlah pengunjung yang terus meningkat. 

Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Parangtritis Rahmat Ridwanto mengatakan tradisi padusan tahun ini tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Biasanya sejak pagi objek wisata favorit di Bantul ini ramai dikunjungi wisatawan.  

"Tadi hingga pukul 13.30 WIB baru mencatat jumlah pengunjung baru sekitar 1.875 orang," katanya. 

Rahmat mengaku tidak mengetahui mengapa pada tradisi padusan kali ini jumlah pengunjung cukup sepi dan bahkan belum menunjukkan angka peningkatan. Jumat pagi, Kondisinya justru lebih sepi dibanding dengan hari biasa. 

Karena di hari biasa jumlah pengunjungnya bisa mencapai 3.000 orang. Menjelang sore jumlah pengunjung terus meningkat. Hingga pukul 18.00 WIB tadi tercatat ada 5.175 pengunjung.

Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Markus Purnomoadi mengakui jika kunjungan pada tradisi padusan kali ini memang berbeda, di mana pada pagi hari masih sepi. Ia menduga sepinya pengunjung ke Pantai Parangtritis karena hari Jumat.

"Ini padusan pas hari Jumat. Biasanya kalau hari Jumat memang sepi (pengunjung) yang ke pantai,"ujar dia.

Namun mereka sedikit lega karena berangsur-angsur mengalami kenaikan. Kemungkinan besar wisatawan yang kebanyakan warga lokal berangkat dari rumah masing-masing selepas salat Jumat.

Di samping itu kemungkinan besar minimnya jumlah pengunjung Pantai Parangtritis dan tidak maksimal pada momen padusan. Hal ini dipicu karena ada kabar jika terjadi perbedaan hari pertama bulan Ramadan. Sebagian masyarakat mungkin memilih melaksanakan padusan pada esok hari.

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut