Sudah Setahun di Rumah, Saatnya Siswa Sekolah Tatap Muka

Antara ยท Sabtu, 10 April 2021 - 08:09:00 WIB
 Sudah Setahun di Rumah, Saatnya Siswa Sekolah Tatap Muka
Seorang siswa tengah belajar di rumah. Anggota DPRD Kulonprogo mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka. (Foto : iNews.id/Ainun Najib)

KULONPROGO, iNews.id - Anggota DPRD Kabupaten Kulonprogo Nasib Wardoyo mendukung rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Menurutnya sistem belajar secara daring selama pandemi Covid-19 berpengaruh pada psikologi dan pembentukan karakter anak yang kurang maksimal.

Nasib Wardoyo mengatakan alasan utama dirinya mendukung dilaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) karena anak anak sudah satu tahun di rumah, sehingga mereka sudah kehilangan ruang berinteraksi dengan teman-teman di sekolah karena hal ini akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan psikologi dan pembentukan karakter anak.

"Kami mendukung Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) melaksanakan PTM. Apalagi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sudah memberikan instruksi agar segera melakukan PTM untuk mengejar ketertinggalan materi pelajaran yang tidak bisa tersampaikan secara maksimal kepada anak didik," kata Nasib Wardoyo Sabtu (10/4/2021).

Menurut dia, model pembelajaran daring telah membosankan dan telah tidak efektif lagi, karena menimbulkan dampak yang buruk sehingga anak setiap harinya seharian pegang telepon genggam hanya sekedar main game atau media sosial yang tidak ada kaitannya dengan materi pembelajaran.

"Selain itu, orang merasa terbebani dengan model daring, karena harus selalu mendampingi anak belajar dan mengerjakan tugas. Kemudian, anak belajar menjadi tidak terarah, jenuh, dan bosan," kata politisi NasDem dari Daerah Pemilihan I (Wates, Panjatan dan Temon) ini.

Namun demikian, ia meminta sebelum ditetapkan PTM harus betul-betul disiapkan segala sesuatunya, termasuk vaksinasi harus dilakukan kepada guru, dan standar pelaksanaan protokol kesehatan di setiap sekolah dari jenjang PAUD hingga SMP yang menjadi kewenangan Disdikpora.

"Kami minta sarana dan prasarana, serta skema pelaksanaan PTM harus sudah selesai, seperti tempat cuci tangan hingga pengaturan tempat duduk di dalam kelas," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo Arif Prastowo mengatakan dalam waktu dekat dinasnya akan melakukan simulasi PTM di setiap kecamataan sebelum PTM di sekolah-sekolah baik dari tingkat pendidikan anak usia dini, sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) dilaksanakan.

"Simulasi pembejalaran tatap muka ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan sekolah dalam pelaksanaan pembelajaran dengan penerapan protokol kesehatan. Rencananya dalam waktu dekat simulasi akan dilaksanakan, melihat perkembangan penambahan Covid-19," katanya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsYogya di Google News

Bagikan Artikel: