Teror KKB Papua Membuat Guru Kapok Mengajar di Kiwirok Pegunungan Bintang

Antara ยท Kamis, 23 September 2021 - 21:22:00 WIB
 Teror KKB Papua Membuat  Guru Kapok Mengajar di Kiwirok Pegunungan Bintang
Warga dan guru dievakuasi dari Kiwirok, Rabu (22/9/2021), menggunakan helikopter milik Penerbad. (ANTARA/HO/Penerangan Korem 172/PWY)

JAYAPURA, iNews.id – Teror separatis Papua membuat masyarakat ketakutan. Belasan warga sipil yang masih berada di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua meminta segera dievakuasi. 

Saat ini warga sipil yang masih berada di Kiwirok tercatat 17 orang, setelah beberapa orang dievakuasi.
 
“Dua orang guru wanita dan seorang warga, Rabu (22/9) dievakuasi ke Jayapura dan kini sudah berkumpul dengan keluarganya,” kata Dandrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, Kamis (23/9/2021).
 
Salah satu guru yang dievakuasi adalah Purba yang bertugas sejak 1999 lalu di Kiwirok. Beliau menyatakan tidak ingin kembali mengajar di wilayah itu,” ungkap Dandrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengatakan, TNI-Polri siap mengevakuasi warga sipil yang ingin keluar dari Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.
 
"TNI-Polri siap membantu warga mengevakuasi warga sipil yang ingin keluar sementara dari Kiwirok, setelah mengalami teror yang dilakukan KKB," kata Irjen Pol Fakhiri.
 
Dia mengakui, belasan warga sipil yang berada di Kiwirok belum semua dievakuasi karena keterbatasan transportasi. “Lapangan terbangnya hanya dapat didarati pesawat berbadan kecil dan cuaca yang sering berubah dengan cepat,” katanya.
 
Dia menambahkan, untuk personel TNI-Polri saat ini sudah ditambah dan bergabung dengan personel yang bertugas di Kiwirok.
 
“Namun, ke depan akan ditambah guna memulihkan keamanan di wilayah itu,” ucap Irjen Pol Fakhiri.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: