Tingkatkan Akseptor KB di Masa Pandemi Covid-19, BKKBN Perbanyak Desa Sasaran

Kuntadi ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 13:35 WIB
Tingkatkan Akseptor KB di Masa Pandemi Covid-19, BKKBN Perbanyak Desa Sasaran
Kepala BKKBN Hasto wardoyo (Foto:iNews.id/kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Masa pandemi Covid-19 bukan menjadi halangan dalam pelaksanaan program keluarga berencana (KB). Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memiliki cara jitu dalam meningkatkan akseptor KB, dengan menyebar kegiatan di berbagai desa.

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengatakan, secara nasional jumlah peserta KB terus meningkat. Pihaknya terus mendorong pelaksanaan KB dengan menyasar seluruh elemen di masyarakat. Bahkan dalam puncak peringatan Hari Keluarga pada 29 Juni lalu, dalam satu hari bisa mendapatkan 1,4 juta akseptor KB baru.

“Jadi ada 700.000 yang kita pasang IUD atau susuk, sehinga total ada 1,4 juta akseptor,” kata Hasto di sela syukuran atas penganugerahan doktor Honoris Causa (HC) dari Uniersitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Joglo Sadewa, Wates, Minggu (2/8/2020).

Salah satu strategi pelaksanan KB massal pada puncak Hari Keluarga dengan memperbanyak jumlah desa. saat iu ada sekitar 400 desa sasaran.

Setiap desa hanya diberikan kuota 20 orang calon akseptor KB. Cara ini cukup ampuh dan pelaksanaan KB bisa berjalan baik tanpa ada kerumunan massa, menjaga jarak sesuai protokol kesehatan Covid-19

“Strategi kita mengurangi target setiap desa, tetapi menambah desa. Jadi tidak ada uyel-uyelan, tetapi target jumlah terpenuhi,” katanya.

Dalam peryaan hari Keluarga, Hasto Wardoyo mengaku tidak digelar dengan pesta meriah. Namun mereka hadir di masyarakat memberikan pelayanan KB.

Terkait dengan pembangunan tugu KB di Kulonprogo, Hasto menyerahkan kepada BKKBN DIY. Prinsip tugu ini hanya sebagai spirit kepada masyarakat untuk terus meningkatkan peran dalam melaksanakan KB. Nantinya juga akan dibangun kampung KB mandiri yang akan menjadi percontohan nasional.


Editor : Kuntadi Kuntadi