Viral Pelanggar Lampu Merah Sebut Polisi Butuh Asupan Gizi, Polda DIY Langsung Bereaksi

Agregasi Harianjogja ยท Rabu, 30 September 2020 - 08:43:00 WIB
Viral Pelanggar Lampu Merah Sebut Polisi Butuh Asupan Gizi, Polda DIY Langsung Bereaksi
Tangkapan layar unggahan di ICJ (Foto: Ist)

YOGYAKARTA, iNews.id - Grup facebook Info Cegatan Jogja (ICJ) yang jadi grup komunitas terbesar di Yogya mendadak ramai dikunjungi warnaget. Pasalnya, sebuah unggahan netizen di grup tersebut pada Selasa (29/9/2020) menginggung soal polisi yang butuh asupan gizi karena menilang di lampu merah.

Hal ini bermula dari unggahan warganet bernama Anata Putra. Pada Selasa (29/9/2020) sekitar pukul 09.00, dia mengunggah sebuah foto di grup ICJ. Foto tersebut berupa lembar surat bukti pelanggaran (tilang) dari kepolisian.

Dalam narasinya, dia menjelaskan bahwa tilang tersebut didapatkannya karena insiden di lampu merah. Dia menjelaskan diberi tilang karena dianggap melanggar lampu merah. Namun, ada istilah menarik yang dituliskannya, yakni istilah asupan gizi untuk mengistilahkan alasan kepolisian memberinya tilang.

"Semoga bermanfaat, untuk pengendara motor yang melintasi pertigaan colombo-gejayan, hati hati nggih, petugas lagi butuh asupan gizi. alasan dari pihak berwenang karena menerobos lampu. lha wong kuning pas garis kok yo iseh wae muni abang. salam aspal gronjal lur..," tulisnya.

Rupanya, unggahan ini menarik perhatian aparat kepolisian. Terbukti, tak berselang lama, akun Yuli Yanto memberikan tanggapan terkait unggahan akun Anata Putra. Akun Yuli Yanto diketahui merupakan akun milik Kabid Humas Polda DIY, Kombes Yulianto.

Yulianto memberikan tanggapan menohok untuk unggahan Anata Putra. Tidak panjang-panjang, Yulianto memberikan alasan penyebab diberikannya tilang pada pengendara. Menurutnya alasan polisi menilang pengendara di lampu merah bukan karena asupan gizi, tetapi menjaga pelanggar dan orang lain untuk tidak kecelakaan.

"Menilang krn lampu bangjo itu bukan urusan "ASUPAN GIZI". tapi menjaga pelanggar dan orang lain untuk tidak kecelakaan," tulis Yulianto dengan mengunggah tangkapan layar unggahan Anata Putra di grup ICJ.

Unggahan Yulianto ini pun menjadi viral. Hingga Selasa (29/9/2020) malam, unggahan ini dikomentari lebih dari 6,8 ribu akun. Setelah mendapatkan respon dari polisi, akun Anata Putra pun kemudian memberikan klarifikasi. Dia mengedit unggahan tentang tilang yang ditulisnya tersebut.

Dia menambahkan klarifikasi tentang istilah "asupan gizi". Menurutnya, istilah itu dimaksudkan pihak yang bertugas hanya melihat dirinya pas lampu merah. Selanjutnya, dia menjelaskan alasan tetap terus melaju saat lampu telah berwarna kuning. Terakhir, dia juga meminta maaf terkait unggahannya tersebut.

"Klarifikasi. sekedar menegaskan, saya tidak pernah mengatakan dan bermaksud merendahkan pihak yang berwenang, silakan bertugas demi kenyamanan lalu lintas. Yang saya tulis di atas tentang "asupan gizi" saya mengira pihak yg bertugas hanya melihat saya pas lampu merah. saya sendiri melihat lampu hijau, dan langsung berubah kuning saat saya di garis. kalau saya rem masak iya berhenti di tengah jalan, malah menganggu aktifitas pengguna jalan. Presepsi seseorang itu boleh berbeda, dan saya pun tidak pernah punya niatan buruk terhadap petugas. Kalau sekiranya saya menyinggung pihak yang bertugas saya mohon maaf," tulisnya.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Pelanggar Lampu Merah Sebut Polisi Butuh Asupan Gizi, Humas Polda DIY Beri Tanggapan Menohok"


Editor : Nani Suherni