Viral Sekelompok Remaja Berada di Pasar Bubrah Merapi

Priyo Setyawan ยท Rabu, 09 Juni 2021 - 19:38:00 WIB
 Viral Sekelompok Remaja Berada di Pasar Bubrah Merapi
Dua remaja sedang berpose di tanda pasar bubrah Merapi. (Foto : Tangkapan layar)

SLEMAN, iNews.id-Video remaja yang berada di Pasar Bubrah Merapi beredar di media massa (medsos), Rabu (9/6/2021). Video itu memperlihatkan ada dua remaja bepose di depan tanda Pasar Bubrah, kemudian ada remaja lain yang mengabadikan mereka dengan ponselnya, termasuk mengambil gambar di lingkungannya.

Video berdurasi 20 detik  tersebut hingga pukul 16.30 WIB sudah dilihat  7,3 ribu. Di layar video ditulis 'Gabut-gabut tekan pasar Bubrah merapi pie meh lanjut munggah neh ngga wani'.

Video tersebut diunggah ulang oleh akun twitter @B_Saja_Tanpa_ H.  Dalam unggahnya mempertanyakan kenapa sekolompok remaja itu bisa naik sampai di tempat  ini padahal sekarang Merapi masih sering erupsi.

“Bagaimana bisa, pendaki alay seperti ini bisa lolos masuk ke gunung Merapi yang saat ini masih sering erupsi? Penjagaan seperti apa yang diterapkan di pos pos pendakian untuk memperketat jalur,kok sampai bisa ditembus? Kecelakaan gunung masih sering kali terjadi,”

Dia meminta kepada pihak terkait untuk memperkekat jalur-jalur legal dan ilegal. Filterisasi antara penduduk lereng gunung dengan pendaki yang nekat ngin naik hanya demi medsos.

“Mohon pihak terkait  @bpbdjateng @BpbdJogja @pusdalopBYL @PemkabBoyolali @sarklaten @PemkabKlaten @PemkabSleman @BPPTKG  kiranya bisa memperketat jalur jalur legal + ilegal. Filterisasi antara penduduk lereng gunung dengan pendaki2 yang nekat ingin naik hanya demi konten medsos,”

Akun itu juga meminta  pos jaga pendakian diaktifkan lagi dan lebih mementingkan  keselamatan daripada pencitraan di medsos.

“Mengaktifkan kembali pos jaga pendakian untuk meminimalisir kejadian serupa terulang dan menghindari korban jiwa. Berkaca dari insiden jatuhnya korban jiwa di puncak garuda beberapa tahun lalu dan kejadian Kalitalang kemarin, kasus sama, hanya demi pencitraan di medsos,”  

“Priotitas keselamatan lebih diutamakan.”

Unggan ini mendapat tanggapan dari @java_mountain, @_gnd dan @ffikkyy.
Akun @java_mountain menulis “Padahal sudah jelas ada himbaun resmi sejak tahun 2018” kemudian @_gnd menulis “glo wong2an turah nyowo nek gabut yo langsung marani pasar bubrah lur, arep tok kancani sisan masang cctv ra? Dan @ffikkyy  menuliskan  “Waduh cuma dengan peralatan seadanya”.

Menanggapi hal ini,  Kasubbag TU TNGM, Ahmadi mengatakan sejak Mei 2018 hingga sekarang jalur pendakian ke Merapi ditutup. Apalagi status Merapi masih level III atau siaga. 

Jika melihat video tersebut kemungkinan mereka melalui jalur pendakian Selo Boyolali. Di mana beberapa bulan yang lalu New Selo yang ada di Lencoh, Boyolali dibuka untuk umum, namun masih berada di luar TNGM. Sehingga para pengunjung bisa tracking ke atas, sampai ke papan nama orange Pasar Bubrah yang  jaraknya sekitar 600 meter  dari titik New Sela.

“Jadi itu diluar TNGM, masih berada di perkebunan masyarakat,” jelasnya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2