Waduh, 14 Pegawai Pemkot Yogyakarta Terpapar Covid-19

Antara · Kamis, 17 Juni 2021 - 20:07:00 WIB
Waduh, 14 Pegawai Pemkot Yogyakarta Terpapar Covid-19
Sebanyak 14 pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta positif Covid-19. (Foto Ilustrasi : Istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id -Sebanyak 14 pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta dari berbagai dinas dan instansi yang berada di kompleks Balai Kota Yogyakarta terpapar Covid-19. Sampai saar ini ini proses tracing masih terus dilakukan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta.

"Ada dua kantor dinas yang pada hari ini dan besok ditutup untuk proses tracing dan disinfektan. Kantor dibuka kembali pada Senin (21/6). Pelayanan dialihkan secara daring karena pegawai melakukan work from home," kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Kamis (17/6/2021).

Dua kantor dinas yang dimaksud adalah Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta dengan masing-masing temuan 10 kasus positif dan satu pegawai positif Covid-19.

Selain itu, temuan kasus positif Covid-19 di kompleks Balai Kota Yogyakarta juga terjadi di sekretariat dengan satu pegawai terkonfirmasi positif terpapar virus Corona, dan di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ada dua personel yang terpapar Covid-19.

Upaya untuk memutus rantai penularan di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dilakukan dengan meliburkan satu regu tim pemadam kebakaran yang anggotanya terpapar Covid-19. Satu regu terdiri dari enam personel.

"Gejala yang dialami oleh setiap pegawai berbeda-beda. Ada yang mengalami demam, ada juga yang kehilangan indera penciuman serta ada yang tidak menunjukkan gejala," katanya.

Heroe menyebut, sumber penularan dari belasan pegawai di lingkungan Pemkot Yogyakarta tersebut berbeda-beda dan dipastikan tidak berasal dari satu sumber yang sama.

“Sebagian besar pegawai yang terpapar ini merupakan warga dari luar Kota Yogyakarta. Sekarang baru kami telusuri kontak eratnya siapa saja untuk mengetahui sumber penularannya,” katanya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2