Wapres Ingin Hasil Penelitian Mendukung Ekosistem Syariah di Tanah Air

erfan erlin · Jumat, 22 April 2022 - 11:43:00 WIB
Wapres Ingin Hasil Penelitian Mendukung Ekosistem Syariah di Tanah Air
Wapres menandatangani prasasti peresmian Laboratorium Rujukan Riset Halal Indonesia.(Foto : MPI/erfan erlin)

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Wakil Presiden (wapres) Ma'ruf Amin meresmikan Fasilitas Riset Pangan BRIN di Padukuhan Gading IV Kalurahan Gading Kapanewon Playen Gunungkidul, Jumat (22/4/2022). Fasilitas riset itu diresmikan sebagai Laboratorium Rujukan Riset Halal Indonesia. 

Rombongan Wapres Ma'ruf Amin tiba di Gedung BRIN pukul 09.30 WIB disambut langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Usai tiba di Gedung baru, didampingi Kepala BRIN Dr Laksana Trihandaka dan Sri Sultan, Wapres Ma'ruf Amin langsung masuk ke dalam gedung melakukan peninjauan.

Wapres Ma'ruf Amin menuturkan negara-negara yang paling kompetetitif di dunia adalah negara yang berinventasi pada riset dan pengembangan untuk menghasilkan inovasi. Sehibgga tifak mengherankan bila porsi PDB untuk riset dan jumlah peneliti secara global terus meningkat.

Menurut data Badan Stastistik anggaran untuk riset dan pengembangan di Amerika Serikat mencapai 1,7 triliun USD, angka tertinggi dalam sejarah. Saat ini anggaran untuk penelitian di Indonesia bahkan belum mencapai 1 persen dari PDB. Padahal Korea Selatan salah satu negara yang memimpin inovasi mengeluarkan anggaran 4,1 persen untuk riset dan pengembangan.

"Korsel punya 6280 peneliti per 1 juta penduduk, kita baru 89 orang pet 1 juta penduduk," ujarnya.

Padahal riset dan pengembangan merupakan urat nadi yang akan menentukan kelaikan usaha. Karena akan membantu menciptakan produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat maupun methode atau proses baru yang lebih efisien. Riset dan inovasilah yang mendasari pertumbuhan dunia usaha dan menciptakan lapangan kerja yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi negara.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: