Infografis 5 Fakta Kasus Takjil Beracun di Bantul

Trisna Purwoko, Suharjono ยท Senin, 03 Mei 2021 - 22:53:00 WIB
Infografis 5 Fakta Kasus Takjil Beracun di Bantul
Infografis 5 Fakta Kasus Takjil Beracun di Bantul. (Infografis: Maspuq Muin)

BANTUL, iNews.id - Kasus takjil maut sate beracun sianida yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10), warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul pada Minggu (25/4/2021) lalu, akhirnya diungkap Polres Bantul. Pelaku seorang perempuan cantik pekerja salon, Nani Aprilliani (25), warga Majalengka, Jawa Barat. 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda DIY, Kombes Pol Burkan Rudi Satria mengatakan, pelaku ditangkap di daerah Piyungan pada Rabu (30/4/2021).  Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Bantul. 

Dari kasus ini, ada lima fakta yang dirangkum iNews.id, mulai dari penangkapan Nani setelah Polres Bantul melakukan penyelidikan empat hari, motifnya yang didasari sakit hati serta dendam bermotif asmara.

Dari pemeriksaan terungkap pelaku Nani Apriliani Nurjaman, sudah merencanakan aksinya untuk meracuni T. Racun itu diusulkan oleh temannya dengan tujuan laki-laki yang menjadi targetnya muntah dan diare. Nani yang langsung setuju dengan usulan temannya membeli racun.

Dia lalu menaburkan langsung racun kalium sianida atau KCn pada sate ayam yang akan dikirimkannya sebagai paket takjil ke alamat rumah laki-laki yang ditargetkannya, Tomy. Namun, sate beracun itu malah salah sasaran dan menewaskan anak pengemudi ojek online (ojol), Naba Faiz Prasetya (10), warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, meninggal, Minggu (25/4/2021).

Atas perbuatannya, tersangka Nani Aprilliani akan dijerat dengan Pasal 340 KUHP  tentang Pembunuhan Berencana subsider 338 KUHP tentang Pembunuhan sub Pasal 80 ayat 3 jo Pasal 76c UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan UU 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman bisa berupa hukuman mati atau pidana seumur hidup.  

Editor : Maria Christina