5 Fakta Kasus Takjil Sate Beracun di Bantul, Dendam yang Salah Sasaran

Trisna Purwoko, Suharjono · Senin, 03 Mei 2021 - 14:56:00 WIB
5 Fakta Kasus Takjil Sate Beracun di Bantul, Dendam yang Salah Sasaran
Nani Aprilliani, pengirim takjil sate beracun, diamankan di Mapolres Bantul. (Foto: Antara)

BANTUL, iNews.id - Polres Bantul berhasil mengungkap kasus takjil maut sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul pada Minggu (25/4/2021) lalu. Pelaku seorang perempuan cantik pekerja salon, Nani Aprilliani (25), warga Majalengka, Jawa Barat. 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda DIY, Kombes Pol Burkan Rudi Satria mengatakan, pelaku ditangkap di daerah Piyungan pada Rabu (30/4/2021).  Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Bantul. 

Berikut lima fakta terkait kasus sate beracun yang dirangkum iNews.id:

1. Nani ditangkap Jumat lalu setelah Polisi Menyelidiki 4 Hari

Pelaku pengirim takjil beracun, Nani Aprilliani ditangkap di Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, pada Jumat (30/4/2021). Warga Dusun Sukaasih, Desa Buniwangi, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat itu diamankan setelah polisi menyelidiki kasus takjil maut selama empat hari.

"Kami berhasil mengamankan NA pada Jumat (30/4/2021), pekerja swasta asal Majalengka setelah penyelidikan selama empat hari," kata Direskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satria saat konferensi pers di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021).

Polisi juga menyita barang bukti di antaranya dua unit sepeda motor matik, kunci sepeda motor dan helm berwarna merah uang Rp30.000, sepasang sandal. Nani saat ini masih ditahan di Polres Bantul. 

2. Motif Sakit Hati dan Dendam

Aksi pelaku mengirimkan sate beracun bermotif asmara. Pelaku Nani Aprilliani sakit hati dan dendam kepada T, yang disebut oknum polisi di Polresta Yogyakarta.

Dir Reskrimmum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satriya mengatakan, laki-laki yang dicintai pelaku, T ternyata menikah dengan orang lain. Sementara pelaku dan T sebelumnya diketahui pernah menjalin hubungan meskipun laki-laki itu sudah beristri.


3. Pelaku Beli Racun Sianida secara Online

Dari pemeriksaan terungkap pelaku Nani Apriliani Nurjaman, sudah merencanakan aksinya untuk meracuni T. Racun itu diusulkan oleh temannya dengan tujuan laki-laki yang menjadi targetnya muntah dan diare.

Nani yang langsung setuju dengan usulan temannya memberli racun. Dia lalu menaburkan langsung racun kalium sianida atau KCn pada sate ayam yang akan dikirimkannya sebagai paket takjil ke alamat rumah laki-laki yang ditargetkannya, Tomy.

Berdasarkan penyelidikan polisi, Nani sudah memesan racun mematikan itu beberapa hari sebelum dia menaburkannya di sate yang akan dikirim lewat ojol kepada Tomy. Nani membeli racun secara online. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2