Bagian Psikologi Biro SDM Polda DIY turut membantu pemulihan korban tanah longsor di Blembem, Candirejo, Semin Gunungkidul. (Foto : ist)
erfan erlin

YOGYAKARTA, iNews.id- Jajaran Polda DIY melalui Bagian Psikologi Biro SDM turut membantu pemulihan korban tanah longsor di Dusun Blembem, Candirejo, Semin Gunungkidul. Setidaknya ada 26 anak-anak yang berada di lokasi pengungsian tersebut.

Kabag Psikologi Biro SDM Polda DIY Kompol Ary Krisdiantoro mengatakan, pihaknya mengaku prihatin dengan peristiwa tersebut. Peristiwa tanah longsor tersebut tentu menimbulkan suka serta trauma yang mendalam bagi para korban terutama anak-anak.

"Oleh karenanya,  tim trauma healing dari Polda DIY mencoba hadir ke tengah warga masyarakat dusun Blembem," kata dia.

Pihaknya ingin menghibur para penyintas korban bencana longsor dengan trauma healing. Sebab, trauma healing ini dilakukan dengan mengajak anak-anak bermain serta memberikan hiburan penampilan musik.

Tim tersebut mengajak anak-anak bermain, menggambar, serta dibagikan beberapa mainan anak-anak agar sedikitnya dapat menghilangkan trauma atas kejadian (longsor) yang menimpa mereka.

Tidak hanya itu, Polda DIY juga membawa alat aplikasi yang bernama E-Boss (elektronik burn out and stress scale) untuk mengukur tingkat kejenuhan seseorang. 

"Apabila terdapat angka yang tinggi maka dirinya bersama tim akan melakukan pendampingan. Pada paska bencana ini kami sediakan layanan konseling bagi korban bencana maupun relawan yang datang membantu," ujarnya.

Sementara itu setidaknya ada lima rumah dengan rusak berat, dan 89 rumah rusak ringan akibat tanah longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari yang lalu. Kerugian ditaksir hingga satu milyar rupiah lebih. 

Akibat kejadian itu pula, dua orang meninggal dunia tertimbun saat tanah longsor yang terjadi di Dusun Blembem Candirejo Semin Gunungkidul tersebut. Pihaknya juga membagikan makanan ringan kepada mereka.


Editor : Ainun Najib

BERITA TERKAIT