Kabupaten Sleman masuk zona orange, dan tinggal lima kapanewon yang merah. (Ilustrasi: Pemkab Sleman)

SLEMAN, iNews.id – Kabupaten Sleman mengklaim pelaksanaan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) berhasil menurunkan angka penularan Covid-19. Angka penularan kasus saat ini dibawah satu sehingga Sleman telah bergeser dari zona merah ke zona orange.  

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo mengatakan dalam lima hari belakangan penambahan kasus Covid-19 di Sleman ada 376 kasus, yakni pada hari Senin (8/2/2021) ada 71 kasus, Selasa (9/2/2021),  40 kasus, Rabu (10/2/2021), 148  kasus,  Kamis (11/2/2021) 49 kasus dan Jumat (12/2/2021) 68 kasus. Sedangkan jumlah pasien yang sembuh ada 401 orang dan lima orang meninggal.   

“Penerapan PTKM tahap kedua cukup berhasil. Indikasinya angka penularan di Sleman di bawah satu, yakni 0,96 atau bisa terkontrol,” kata Joko Hastaryo, Jumat (12/2/2021).

Joko mengatakan, dengan adanya angka penularan ini, status Sleman dari resiko tinggi atau zona merah menjadi resiko sedang atau orange. Kondisi ini tidak lepas dari 17 kapanewon, 12 di antaranya angka penularannya sudah dibawah satu. Lima kapanewon yang masih masuk dalam zona merah, Prambanan, Kalasan, Pakem, Tempel dan Moyudan. 

“Mudah-mudahan dengan PTKM ini kondisi ini tetap dapat terjaga," ucapnya.


Editor : Kuntadi Kuntadi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network