Balon Raksasa “Korona Matiyo” Jatuh di Perkebunan Jati Gunungkidul

Kismaya Wibowo · Rabu, 03 Juni 2020 - 11:00 WIB
Balon Raksasa “Korona Matiyo” Jatuh di Perkebunan Jati Gunungkidul
Warga Wonosari, Gunungkidul mengamankan balon raksasa. Foto : Kismaya Wibowo/iNews.id

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Sebuah balon raksasa dengan panjang mencapai 12 meter berdiameter 2,5 meter jatuh di perkebunan jati di Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (3/6/2020). Kini balon tersebut diamankan di rumah warga.

Sebelum ditemukan, sejumlah warga dikejutkan dengan kemunculan balon raksasa tanpa awak ini. Balon dengan warna kuning, merah dan hijau ini terbang rendah dari arah selatan. Warga kemudian mencari balon tersebut dan jatuh di areal perkebunan jati milik warga.

“Warga sempat kaget, karena ada benda asing terbang rendah,” ujar Habib Miftahul Razak, penemu balon udara.

Balon yang jatuh ini kemudian dievakuasi warga. Saat itu ditemukan tulisan "Korona matiyo". Balon ini cukup besar dengan sebuan cincin di bagian bawahnya. Kemungkinan balon ini diterbangkan warga pada hari Lebaran lalu. Hanya dari mana asal balon ini tidak ada keterangan.

“Warga sempat khawatir karena melintas di atas permukiman penduduk,” kata dia.

Kini balon tersebut diamankan di salah satu rumah warga agar tidak diterbangkan. Di Gunungkidul, tidak pernah ada tradisi menerbangkan balon. Rencananya balon ini diserahkan kepada petugas kepolisian atau pihak berwajib.

“Ini temuan pertama, dan jarang ditemukan di sini,” katanya.

Keberadaan balon udara ini, sebenarnya dilarang oleh pemerintah. Balon udara yang berada di ketinggian tertentu bisa mengganggu penerbangan. Bahkan mereka yang menerbangkan bisa dikenai pidana kurungan penjara dan denda.


Editor : Kuntadi Kuntadi