Banyak Mitos Keliru, Penyakit Epilepsi Tidak Menular dan Bisa Disembuhkan

Kuntadi ยท Kamis, 08 April 2021 - 22:06:00 WIB
Banyak Mitos Keliru, Penyakit Epilepsi Tidak Menular dan Bisa Disembuhkan
Gangguan saraf (Ilustrasi: iNews.id)

YOGYAKARTA, iNews.id – Anggapan masyarakat masih salah terhadap penyakit epilepsi yang  kerap dianggap sebagai penyakit gangguan jiwa dan menular. Kenyataanya penyakit ini merupakan gangguan saraf dan tidak menular. 

“Masih ada mitos di masyarakat yang beranggapan epilepsi bisa menular sehingga ketika menemukan penderita yang tengah kejang tidak ditolong karena khawatir tertular,” kata Dokter Spesialis Saraf Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM Fajar Maskuri, dalam Webinar Memperingati hari Epilepsi Sedunia yang bertajuk Tetap Produktif dan Reproduktif di Masa Pandemi, Rabu (7/4/2021).

Penyakit epilepsi sebenarnya merupakan gangguan saraf otak sehingga harus dirawat oleh dokter saraf. Meski bersentuhan kulit atau terkena air liur si penderita saat kita menolong itu tidak akan tertular. Minimal mengamankan pasien terkena cedera saat kejang. 

Saat ini ada 50 juta penderita epilepsi di dunia, bahkan di Indonesia sendiri ada 1,5 juta sampai 2,4 juta orang pada tahun 2013 lalu. Meski begitu 20 persen kasus epilepsi  tidak direspon dengan pengobatan.

“Epilepsi bukanlah gangguan jiwa, meski ada gangguan kognitif dan kecerdasan di bawah rata-rata,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Halaman : 1 2