Begini Tips dari Dokter Spesialis Paru-Paru untuk Pasien Long Covid

Priyo Setyawan ยท Rabu, 27 Oktober 2021 - 23:29:00 WIB
Begini Tips dari Dokter Spesialis Paru-Paru untuk Pasien Long Covid
Dokter spesialis paru RSA UGM memberikan tips untuk pemulihan pasca-infeksi Covid-19. (Foto: Reuters)

SLEMAN, iNews.id - Dokter spesialis paru Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, Siswanto mengatakan, penyintas Covid-19 dapat mengalami keluhan berkepanjangan pasca-terinfeksi Covid-19 atau yang kerap disebut sebagai long Covid. Kondisi ini utamanya terjadi pada pasien dengan derajat sedang, berat, kritis dan komorbid.

“Selain itu yang membawa risiko juga adalah penyakit koinsiden, misalnya saat terkena Covid bersamaan juga dengan terkena tuberkulosis atau komplikasi lainnya. Pasien dengan kategori ringan juga kemungkinan bisa  terjadi,” kata Siswanto dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id Rabu (27/10/2021).

Untuk itu penyintas Covid-19 perlu memantau gejala atau keluhan yang terjadi hingga 12 minggu sejak onset atau munculnya gejala pertama. Pasien yang mendapat perawatan di rumah sakit juga disarankan untuk melakukan kontrol satu hingga dua minggu setelah keluar dari rumah sakit. Selanjutnya, kontrol dilakukan kembali pada minggu keenam atau kedelapan sejak onset.

“Bagi yang ke rumah sakit biasanya kami akan menghitungkan saat ini berada di posisi berapa minggu setelah onset dan kapan sebaiknya datang kembali untuk kontrol,” katanya.

Setelah 12 minggu, pasien bisa dipastikan sudah sembuh secara sempurna atau belum dilihat dari ada atau tidaknya gejala atau kelainan secara radiologis maupun hasil laboratorium. 

Bagi pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah, jika setelah empat minggu masih mengalami gejala, baik gejala sama yang muncul pertama kali ataupun gejala baru segera memeriksakan diri ke dokter.

Sebab banyak menemukan pasien yang melakukan isolasi mandiri karena keterbatasan kapasitas perawatan rumah sakit, namun setelah pemeriksaan diketahui memiliki derajat keparahan sedang maupun berat.

“Jangan segan-segan bagi masyarakat untuk periksa jika dulu sebelum terkena Covid tidak punya gejala seperti ini tapi setelah Covid mengalami gejala, apapun itu, sebaiknya konsultasi,” terangnya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: