Jaga Harga Komoditas, BI DIY Lakukan Digitalisasi Pertanian

erfan erlin ยท Kamis, 19 Mei 2022 - 17:16:00 WIB
Jaga Harga Komoditas, BI DIY Lakukan Digitalisasi Pertanian
Para peserta digitalisasi pertanian foto bersama. ( Foto : MPI/erfan erlin)

YOGYAKARTA, iNews.id- Aspek ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi masih menjadi fokus utama dalam strategi kebijakan pengendalian inflasi nasional dan daerah. Inflasi masih menjadi salah satu indikator ekonomi suatu wilayah.

Kepala Perwakilan BI DIY, Budiharto Setyawan menuturkan, menindaklanjuti arahan Tim Pengendalian Inflasi Pusat, di tahun 2022 Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY kembali melanjutkan dan memperkuat beberapa program. Program tersebut di antaranya adalah Smart Digital Farming, Korporatisasi Petani, Kerja sama antar Daerah (KAD), dan digitalisasi UMKM hilir. 

"Terkait hal itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY bersama Pemda DIY menggelar kegiatan Capacity Building TPID se-DIY Pengendalian Inflasi melalui Digitalisasi Pertanian pada hari ini (19/5) di Yogyakarta," kata dia, Kamis (19/5/2022).

Budiharto menuturkan, untuk menjawab tantangan pengendalian inflasi dari sisi suplai maupun permintaan, TPID DIY melakukan inisiatif digitalisasi klaster dari hulu ke hilir. Digitalisasi sisi hulu dilakukan melalui uji coba teknologi pertanian Smart Digital Farming di lahan pertanian.

Upaya hilirisasi tersebut mereka lakikan melalui program onboarding UMKM pada digital platform, dan digitalisasi pasar lelang cabai untuk memperluas akses pasar melalui aplikasi diPanen.id, sebuah inovasi aplikasi lelang digital berbasis android.

Capacity building TPID se-DIY kali ini bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan aplikasi lelang cabai diPanen.id dan meningkatkan kompetensi para anggota TPID DIY terkait optimalisasi digitalisasi pertanian. 

"Peserta dari Dinas terkait dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Provinsi/Kota/Kabupaten di DIY," ujarnya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: