Jumlah Janda Baru di Gunungkidul Meningkat, Ini Penyebabnya

erfan erlin ยท Jumat, 23 September 2022 - 15:09:00 WIB
  Jumlah Janda Baru di Gunungkidul Meningkat, Ini Penyebabnya
Warga mengantre di ruang tunggu PA Wonosari, Gunungkidul. (Foto : MPI/erfan Erlin)

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Jumlah janda di Kabupaten Gunungkidul tahun ini meningat tajam. Bahkan angkanya hampir menyamai tahun 2021 meskipun tahun ini baru memasuki bulan September akhir. 

Humas sekaligus Hakim PA Wonosari, Mudara mengakui jika jumlah permohonan perceraian ke Pengadilan Agama (PA) Wonosari, Gunungkidul masih terbilang tinggi di 2022 ini. Meski belum baru memasuki bulan September akhir tetapi jumlahnya sudah nyaris menyamai permohonan tahun sebelumnya.

"Sebagian besar di antaranya pun sudah diputus cerai, baik talak maupun gugat,"ujar dia, pada Jumat (23/09/2022).

Mudara mengatakan sebagian besar perkara cerai diajukan dengan alasan adanya perselisihan dan pertengkaran terus-menerus. Faktor lain adalah masalah ekonomi. Alasan lainnya berupa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga ditinggalkan salah satu pihak.

Mudara mengakui sejak Januari hingga September 2022 ini pihaknya menerima sebanyak 1.118 perkara permohonan cerai. Dari jumlah tersebut, 948 perkara sudah diputus cerai, namun ada sebagian kecil yang berhasil mereka mediasi sehingga urung bercerai.

"Tahun 2021 yang lalu, kami menerima permohonan 1.390 perkara cerai. Dan sudah ada 1.372 perkara sudah diputus cerai sementara sisanya sudah rujuk kembali," kata dia.

Mudara mengatakan, beberapa persoalan sepele terkadang menjadi pemicu perceraian tersebut. Di antaranya perbedaan harapan antara suami dengan istri sehingga menimbulkan perpecahan antara keduanya.

Dia mencontohkan, ada seorang suami yang menginginkan atau berharap agar istri menyambutnya dengan senyuman. Namun ternyata sang istri ingin segera menyampaikan pengalaman atau persoalannya di rumah. "Sehingga terjadilah selisih paham. Dan itu sangat sering," kata dia.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: