Kasus DBD di Kulonprogo Melonjak, Dinkes Catat Ada 116 Kasus

Kuntadi ยท Selasa, 18 Januari 2022 - 22:13:00 WIB
Kasus DBD di Kulonprogo Melonjak, Dinkes Catat  Ada 116 Kasus
Kasus DBD di Kabupaten Kulonprogo pada awal 2022 melonjak. (Foto: Ilustrasi/Ist)

KULONPROGO, iNews.id – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Kulonprogo pada awal 2022 cukup tinggi, dengan temuan 116 kasus. Sebanyak 39 pasien di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit.

“Memasuki pekan kedua Januari sudah ada 116 kasus, 39 di antaranya di rawat di rumah sakit,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo, Rina Nuryati, Selasa (18/1/2022).

Lonjakan kasus ini sudah mulai kelihatan pada bulan Desember lalu. Kebetulan saat ini masuk dalam masa transisi dari penghujan ke kemarau yang kerap menjadi endemis nyamuk aedes aegypti. Musim penghujan kerap berpengaruh terhadap lonjakan kasus. 

Rina mengatakan, 2022 juga merupakan siklus enam tahunan. Dimana pada 2010 dan 2016 kasus DBD di Kulonprogo cukup tinggi. Pada 2010 tercatat ada 472 kasus sedangkan pada 2016 ada 381 kasus.  

“Ini merupakan siklus enam tahunan dan sudah memasuki periode ke enam,” katanya. 

Lonjakan kasus pada awal tahun juga relatif tinggi dibandingkan dengan 3 tahun sebelumnya. Pada 2019 kasus DBD hanya 194 kasus tanpa ada kasus kematian. Sedangkan di 2020 ada 316 kasus dengan 3 kematian dan 2021 ada 213 kasus dengan 6 kematian. 
 
“Kasus terbanyak di Wates, Pengasih dan Sentolo karena memang populasi penduduknya cukup padat,” ujarnya.  

Editor : Kuntadi Kuntadi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: