Kuasa Hukum Bryan Yoga Bantah Kliennya Melarikan Diri saat Diperiksa di Polres Sleman

Antara ยท Selasa, 07 Juni 2022 - 12:30:00 WIB
Kuasa Hukum Bryan Yoga Bantah Kliennya Melarikan Diri saat Diperiksa di Polres Sleman
Kuasa Hukum Bryan Yoga, Duke Arie Widagdo membantah kliennya melarikan diri. (foto: Antara)

YOGYAKARTA, iNews.id - Kuasa Hukum korban dugaan penganiayaan di kafe Holywings Jogja, Duke Arie Widagdo, membantah kliennya Bryan Yoga Kusuma melarikan diri dari Polres Sleman. Dia tidak melarikan diri tetapi lari untuk mencari pertolongan. 

"Klien kami lari (dari kantor Polres Sleman) minta pertolongan, bukan lari melarikan diri karena melakukan kejahatan," kata Duke Arie Widagdo saat konferensi pers di Yogyakarta, Senin (6/6/2022).

Arie menyesalkan adanya informasi kliennya hendak melarikan diri. Padahal tujuan dia lari untuk menghindari pemukulan.

"Makanya mukanya ada lebam. Lari minta pertolongan, lompat pagar, kemudian ditabrak dan tidak sadarkan diri. Ini keterangan dari saksi-saksi dan Bryan sendiri," ujarnya. 

Bryan Yoga Kusuma mengalami luka di wajah dengan posisi bengkak di bagian mata. Dia juga luka di badan dan lutut akibat diseret serta di kepalanya. 

”Saat di kafe, kliennya dianiayai dengan diseret dan dipukul hingga menyebabkan banyak luka,” katanya.

Aksi penganiayaan ini masih dialami ketika berada di Polres Sleman untuk menyelesaikan masalah. Namun dia justru mendapatkan tindakan kekerasan.  

"Informasi dari klien kami juga terjadi pemukulan oleh anggota Polres Sleman. Ini masih kami dalami dulu karena informasi-nya seperti itu," ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: