Kuota Zonasi Wilayah PPDB SMP Negeri di Jogja Tinggal 15 Persen

Antara · Selasa, 31 Mei 2022 - 19:23:00 WIB
Kuota Zonasi Wilayah PPDB SMP Negeri di Jogja Tinggal 15 Persen
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta Budhi Asrori. (Foto : Antara)

YOGYAKARTA, iNews.id - Kuota zonasi wilayah pada penerimaan peserta didik baru jenjang SMP negeri di Kota Yogyakarta tahun ajaran 2022/2023 berkurang. Sebelumnya kuota sebanyak 20 persen, saat ini menjadi 15 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta Budhi Asrori menyebut kuota 15 persen ini dihitung berdasarkan total kuota siswa baru yang diterima tahun ini. 

"Bukan kuota per sekolah. Kuota ditambahkan untuk zonasi mutu,” katanya, Selasa (31/5/2022).

Dengan demikian, jumlah kursi yang disediakan di masing-masing SMP negeri di Kota Yogyakarta untuk zonasi wilayah berbeda-beda. Di Kota Yogyakarta terdapat 16 SMP negeri yang seluruhnya akan melakukan penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara daring.

Menurut dia, pengurangan kuota untuk zonasi wilayah tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi PPDB pada tahun sebelumnya dengan harapan meningkatkan akses untuk siswa yang bertempat tinggal di Yogyakarta bagian selatan.

“Jumlah SMP di Yogyakarta bagian selatan lebih sedikit dibanding di Yogyakarta bagian utara. Dari 16 SMP negeri, sebanyak 11 berada di sisi utara dan sisanya ada di selatan,” katanya.

PPDB zonasi wilayah hanya ditujukan untuk siswa yang berasal dari Kota Yogyakarta saja atau penduduk Kota Yogyakarta yang dibuktikan dengan kartu keluarga.

Seleksi penerimaan siswa baru untuk zonasi wilayah sepenuhnya hanya akan didasarkan pada jarak rumah ke sekolah yang dihitung dari titik tengah RW tempat tinggal ke sekolah.

“Pada tahun ini, jumlah kursi untuk zonasi wilayah bagi SMP di bagian selatan akan ditingkatkan dan untuk di bagian utara akan diperkecil,” katanya.

Dengan kebijakan tersebut, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta berharap jarak rumah paling jauh dari siswa yang diterima di SMP di bagian utara dan selatan tidak akan terlalu berbeda.

“Artinya, ada pemerataan akses antara siswa yang tinggal di bagian utara dan selatan Kota Yogyakarta,” katanya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: