Masjid di Sleman Gelar Salat Idul Fitri, Bupati: Saya Tidak Ikut

Agregasi Harianjogja ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 13:37 WIB
Masjid di Sleman Gelar Salat Idul Fitri, Bupati: Saya Tidak Ikut
Bupati Sleman pantau pemudik di posko perbatasan. (Foto: Antara).

SLEMAN, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia telah mengimbau untuk melaksanakan salat Idul Fitri di rumah masing-masing. Namun sejumlah masjid di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta diprediksi tetap menggelar salat Idul Fitri.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan jika pemkab pada tahun ini tidak menyelenggarakan salat Idul fitri berjemaah di lapangan Denggung. Menurut Sri, terlalu berisiko besar jika salat Id berjamaah tetap dilakukan meskipun takmir menyediakan saf dengan jaga jarak.

"Saya tahun ini dijadwalkan melakukan khotbah di lapangan Denggung. Tetapi karena pandemi Corona itu tidak diselenggarakan," kata Sri, Kamis (21/5/2020).

"Kami tidak mau ambil risiko. Apalagi sudah terjadi transmisi lokal," katanya lagi.

Disinggung soal penyelenggaraan salat Id berjemaah di Masjid Agung Sleman, Sri menegaskan jika hal itu hanya diikuti warga sekitar. Penyelenggaraan salat Id di Masjid Agung tidak terbuka untuk umum. Dia berharap masyarakat menjalankan protap kesehatan yang sudah disampaikan oleh MUI dan Kementerian Agama.

"Hanya masyarakat lokal, mereka tidak reaktif dan bukan untuk umum. Saya sendiri tidak ikut di sana. Saya salat Idul Fitri di pendopo rumah dinas bersama keluarga," katanya.

Kepala Kantor Kemenag Sleman, Sa'ban Nuroni mengatakan Kemenag masih melakukan pendataan daftar masjid yang tetap melaksanakan salat Id berjemaah. Kemenag memperkirakan ada sekitar 10-20 masjid yang akan menggelar salat Id.

"Memang informasinya ada masjid yang tetap menggelar salat Id. Kami sudah imbau jauh hari agar salat Id cukup di rumah masing-masing," kata Sa'ban.

Kemenag, lanjut Sa'ban akan menggandeng dewan masjid dan organisasi masyarakat agar takmir masjid meniadakan salat Id berjamaah. Tokoh agama juga diminta mengajak masyarakat untuk salat Id di rumah.

"Ada sekitar 2.500 masjid yang ada di Sleman. Kami hanya bisa memberikan edukasi dan imbauan, kami anjurkan untuk salat Id di rumah saja," katanya.

Dia berharap masyarakat mematuhi imbauan ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Menurutnya, adanya kerumunan orang tersebut berpotensi terjadinya penyebaran virus.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Sejumlah Masjid di Sleman Tetap Akan Gelar Salat Id"


Editor : Nani Suherni