Nekat, 19 Pemilik Toko Ini Tak Mau Terapkan Protokol Kesehatan

Ainun Najib · Rabu, 28 Oktober 2020 - 21:00:00 WIB
Nekat, 19 Pemilik Toko Ini Tak Mau Terapkan Protokol Kesehatan
Sebanyak 19 pemilik toko di wilayah Kecamatan Kraton, Yogyakarta kedapatan melanggar penerapan protokol kesehatan. (Foto : Istimewa)

YOGYAKARTA,iNews.id - Masih ada saja pemilik usaha yang membandel belum mau menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Seperti di Kota Yogyakarta ini.

Sebanyak 19 toko yang berada sepanjang Jalan Ngasem Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Kraton kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan. Ini diketahui saat petugas gabungan dari Polresta Yogyakarta dan petugas Kecamatan melakukan operasi yustisi Rabu (28/10/2020).

Kasubag Humas Polresta Yogyakarta, AKP Sartono mengatakan 19 pemilik toko tersebut diberian teguran secara tertulis. "Mereka kita berikan teguran secara tertulis dan diminta segera menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan usahanya," terangnya.

Para pemilik usaha ini oleh petugas kemudian diminta menyediakan sarana protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan, serta tanda untuk menjaga jarak di tempat usahanya.

Selain mendapati pemilik usaha yang membandel, tim gabungan juga menemukan tiga warga tidak memakai masker dan lima orang yang tidak memakai maker dengan benar.

"Tiga orang kami berikan sangsi pembinaan, sementar yang lima orang kita berikan teguran tertulis," terangnya.

Operasi yustisi ini melibatkan empat personel dari Polri, satu personel dari TNI, dua personel dari Kecamatan Kraton dan dua personel dari Sat Pol PP Kota Yogyakarta.

Sementara itu kasus positif Covid-19 di DIY terus bertambah. Pada Rabu (28/20/2020) terdapat tambahan 45 kasus positif sehingga total kasus positif Covid-19 di DIY menjadi 3662 kasus.

Rinciannya di KotaYogyakarta ada tambahan 6 kasus positif, Kabupaten Bantul ada tambahan 6 kasus, Kabupaten Kulonprogo ada tambahan 9 kasus. Kemudian di Kabupaten Gunungkidul 3 kasus dan Kabupaten Sleman ada tambahan 21 kasus positif Covid-19.

Editor : Ainun Najib