Pantai Baron-Kukup Gunungkidul Mulai Ramai Pengunjung, Rombongan Dibatasi 10 Orang

Antara ยท Kamis, 25 Juni 2020 - 08:33 WIB
Pantai Baron-Kukup Gunungkidul Mulai Ramai Pengunjung, Rombongan Dibatasi 10 Orang
Ilustrasi wisatawan di sekitar Pantai Baron, Gunungkidul, Yogyakarta (Foto: Antara/Saptono)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Sejumlah wisatawan mulai memadati Pantai Baron dan Pantai Kukup di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (24/6/2020). Setiap rombongan yang masuk dibatasi hanya 10 orang.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukomono mengatakan wisatawan mulai berdatangan sejak pagi. Kedua pantai ini baru uji coba pembukaan untuk umum, setelah ditutup sejak Maret lalu.

Petugas retribusi dan pelaku wisata memberlakukan standar operasional pelaksanaan protokol kesehatan sektor pariwisata secara ketat. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dari objek wisata.

"Animo masyarakat berwisata ke Pantai Baron dan Pantai Kukup cukup tinggi. Pada tahap uji coba ini, kami akan mengevaluasinya sebagai bahan pertimbangan pembukaan objek wisata yang lainnya," kata Harry Sukmono.

Selain membayar retribusi, para wisatawan diwajibkan melakukan pengecekan suhu, memakai masker, hingga dimintai identitas serta kontak yang bisa dihubungi. Wisatawan lebih dari 37,3 derajat Celcius, tidak diperkenankan masuk dan diminta berisitirahat dulu.

"Selama masa uji coba, rombongan yang menggunakan bus tidak diperkenankan masuk. Tiap rombongan dibatasi maksimal hanya 10 orang," katanya.

Sementara itu, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Baron, Surisdiyanto mengatakan masih ada sejumlah wisatawan yang tidak mengenakan masker. Sementara pengunjung yang kedapatan melepas masker akan ditegur.

"Mereka yang tidak pakai masker, kami dekati dan berikan imbauan agar menggunakan masker selama beraktivitas," katanya.

Dia mengatakan pada tahap uji coba ini, Dispar Gunungkidul menetapkan jumlah kunjungan maksimal 7.000 orang untuk Baron dan Kukup. Angka ini didasarkan pada asumsi protokol jaga jarak, di mana tiap pengunjung diberi ruang sebesar 2 meter persegi.

"Untuk itu, petugas SAR pun berjaga dan berpatroli untuk memantau wisatawan," katanya.


Editor : Nani Suherni