Polda DIY Bongkar Peredaran Tembakau Gorila yang Dibungkus Plastik Kopi

Kuntadi ยท Rabu, 06 Mei 2020 - 12:46 WIB
Polda DIY Bongkar Peredaran Tembakau Gorila  yang Dibungkus Plastik Kopi
Kabid Humas Polda DIY Kombespol Yulianto menunjukkan barang bukti tembakau gorila yang disita dari npara tersangka. (foto : doc Humas Polda)

SLEMAN, iNews.id – Dir Resnarkoba Polda DIY berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba yang kerap beroperasi di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Lima orang tersangka diamankan dengan barang bukti lebih dari 9 kg tembakau gorila.

“Selama bulan April ini, kita berhasil mengungkap empat kasus dengan lima orang tersangka,” kata Kabid Humas Polda DIY Kombespol Yulianto, dalam keterangan di Mapolda Yogyakarta, Rabu (6/5/2020).

Para tersangka, yakni ARA (20) warga Gunungkidul, dan APD (19) warga Condongcatur, Sleman dengan barang bukti 51 gram tembakau gorila. Petugas juga mengamankan AW warga Banguntapan, Bantul dengan barang bukti ganja seberat 97,96 gram.

Dari pengungkapan kasus ini, petugas melakukan pengembangan dan mengamankan AUS (21) 30 warga Semarang dengan barang bukti tembakau gorilla 6.137 gram dan ARP (20) warga Semarang dengan barang bukti 40 gram tembakau gorilla.

“Jadi kasus yang di Sleman dengan di Semarang ini ada keterkaitan,” ujar Yulianto.

Sementara itu Direktur Resnarkoba Polda DIY, Kombespol Arry Satriyan mengatakan para pelaku ini merupakan jaringan. Mereka menjual secara online, baik melalui Instagram ataupun menggunakan Facebook. Dalam transaksi ini, ada yang melakukan pertemuan langsung dan ada yang dikirimkan melalui jasa ekspedisi.

Dalam menjual, tersangka AUS dan ARP ini mengemas tembakau gorilla dengan mencampur tembakau asal Temanggung. Selanjutnya dibungkus dalam plastik mirip dengan kopi kemasan.

“Tembakau yang sudah dicampur ini dikemas seperti kopi,”ujarnya.

Untuk setiap kemasan, 1 kilogram tembakau gorilla seharga Rp55 juta dicampur dengan 3 kilogram tembakau Temanggung seharga Rp15 juta. Dari situlah dijual dalam kemasan kecil ukuran 7 gram.

“Kedua tersangka asal Semarang ini sudah mengedarkan tembakau gorilla sejak 2018 silam,”ujarnya.


Editor : Kuntadi Kuntadi