Proyek Penggantian Pipa PDAM Yogyakarta Ditarget Selesai November

Antara ยท Selasa, 24 Agustus 2021 - 19:49:00 WIB
Proyek Penggantian Pipa PDAM Yogyakarta Ditarget Selesai November
Proyek pekerjaan penggantian pipa PDAM Tirtamarta Yogyakarta ditarget selesai November 2021. (Foto Ilustrasi : Ist )

YOGYAKARTA, iNews.id- Proyek pekerjaan penggantian pipa PDAM sepanjang 3,5 kilometer dari Jembatan Sayidan hingga GL Zoo selesai November 2021. Dengan penggantian pipa air, maka debit dan tekanan air yang mengalir ke pelanggan di Kota Yogyakarta akan meningkat.

“Pekerjaan sudah dimulai dari Jembatan Sayidan menuju ke arah timur untuk penggantian pipa. Targetnya sudah selesai pada November,” kata Direktur Utama PDAM Tirtamarta Yogyakarta, Majiya di Yogyakarta, Selasa (24/8/2021).

Menurut dia, pekerjaan penggantian pipa di Jalan Kusumanegara tersebut merupakan kelanjutan dari pekerjaan sebelumnya yang sudah dilakukan dari simpang Wirobrajan hingga Jembatan Sayidan.

Anggaran yang dialokasikan untuk pekerjaan penggantian pipa tersebut sekitar Rp5,5 milar.

Sama seperti pekerjaan sebelumnya, pipa yang akan digunakan adalah pipa dari jenis high density polyethylene (HDPE) dengan diameter 200 milimeter (mm) yang akan menggantikan pipa asbes.

“Sesuai rekomendasi, pipa yang sebaiknya digunakan untuk kebutuhan air minum adalah dari jenis HDPE dibanding asbes. HDPE juga memiliki usia pemakaian lebih lama, bisa sampai 80 tahun,” katanya.

Penggantian pipa dilakukan sebagai salah satu upaya PDAM Tirtamarta Yogyakarta untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan karena akan mengurangi potensi kebocoran.

“Dengan penggantian pipa, maka debit dan tekanan air yang mengalir ke pelanggan akan meningkat. Terlebih, kami pun berupaya untuk terus meningkatkan jumlah pelanggan,” katanya.

Dengan menambah jumlah pelanggan, maka diharapkan jumlah warga di Kota Yogyakarta yang memanfaatkan sumber air bersih dari sumur dangkal bisa berkurang.

“Saat ini, masih ada sekitar 31.000 keluarga di Kota Yogyakarta yang memanfaatkan sumber air bersih dari sumur dangkal. Padahal, kondisi permukiman di Kota Yogyakarta cukup padat,” katanya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: