Ratusan Kendaraan Wisatawan Dihalau Petugas di Gunungkidul

Antara ยท Senin, 15 Juni 2020 - 02:02 WIB
Ratusan Kendaraan Wisatawan Dihalau Petugas di Gunungkidul
Kendaraan diminta putar balik di Pos Pantau Hargodumilah, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, DIY, Jumat (22/5/2020).(Foto: iNews/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Ratusan wisatawan yang hendak menikmati libur akhir pecan di sejumlah tempat wisata di Kabupaten Gunungkidul, DIY diusir petugas Dinas Pariwisata. Tindakan tegas petugas itu karena hingga saat ini belum ada kebijakan pembukaan objek wisata.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, jumlah kendaraan wisatawan yang ditolak saat memasuki objek wisata pantai dari pagi hingga pukul 13.00 WIB mencapai ratusan, baik roda empat maupun roda dua.

"Kami masih menutup seluruh objek wisata yang ada di Gunungkidul. Kami berharap masyarakat mematuhi dan memaklumi kebijakan ini. Kami tidak ingin objek wisata menjadi klaster baru penyebaran Covid-19," kata Harry.

Dia mengatakan, rencananya, objek wisata akan dibuka kepada umum setalah dilakukan uji coba pada 22 Juni mendatang. Sebelum dilakukan uji coba, Dinas Pariwisata tetap akan menolak kunjungan wisatawan ke seluruh objek wisata.

"Saat ini, masih fokus pada sosialisasi dan uji coba. Hal ini untuk mempersiapkan masyarakat, dan pengelola kawasan wisata dalam menyambut wisatawan kembali setelah ditutup sejak akhir Maret 2020 lalu," katanya.

Harry mengakui animo wisatawan yang akan berlibur ke objek wisata di Gunung Kidul, khususnya objek wisata pantai sangat tinggi. Namun demikian, ia berharap wisatawan untuk bersabar dan tidak datang ke kawasan pantai selatan Gunungkidul sampai dinyatakan dibuka kembali.

Dinas Pariwisata Gunungkidul bersama Polri, TNI, dan juga masyarakat melakukan penjagaan di pintu masuk kawasan pantai.

"Kami sedang menyiapkan seluruh tahapan yang harus dipenuhi dalam standar operasional pelaksanaan (SOP) protokol kesehatan di sektor pariwisata. Semua demi keamanan bersama," katanya.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto mengatakan, warga di kawasan pantai terutama kawasan Pantai Kukup dan Baron sudah mempersiapkan diri dengan melakukan bersih-bersih kawasan. Selain itu, mempersiapkan beberapa lokasi cuci tangan.

"Kami sudah melakukan simulasi. Namun kebijakan pembukaan objek wisata kewenangan pemkab," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki