Segerakan PTKM, Nadiem Makariem Berharap Kembalikan Roh Pendidikan

Antara · Selasa, 14 September 2021 - 13:26:00 WIB
 Segerakan PTKM, Nadiem Makariem Berharap Kembalikan Roh Pendidikan
Mendikbudristek Nadiem Makarim meninjau simulasi pembelajaran tatap muka di SD Muhammadiyah Jogokariyan, Yogyakarta, Selasa (14/9/2021). (Foto : Antara)

YOGYAKARTA, iNews.id- Menyegerakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah secara bertahap diharapkan mampu mengembalikan roh pendidikan yang hilang. Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) RI Nadiem Makarim saat berkunjung di  Yogyakarta.

"Kembalikan ruh pendidikan kita yang bisa dibilang hilang selama pembelajaran jarak jauh (PJJ)," kata Menteri Nadiem seusai meninjau simulasi pembelajaran tatap muka di SD Muhammadiyah Jogokariyan, Yogyakarta, Selasa (14/9/2021).

Dia yakin seluruh permasalahan pendidikan yang muncul selama PJJ dapat diselesaikan, apabila anak-anak telah kembali ke sekolah.

"Motivasi anak-anak kita, karakter anak-anak kita harus kembali pada disiplin, pada senang bertemu teman," ujar mantan bos Gojek ini.

Untuk itu, kata dia, Kemendikbudristek sedang berfokus mengembalikan anak-anak ke sekolah secepat mungkin, tentunya dengan menjamin aspek keamanan bagi siswa. "Fokus utama Kemendikbudristek sekarang adalah untuk anak-anak kembali ke sekolah secepat mungkin, tapi seaman mungkin," katanya.

Satuan pendidikan di Indonesia, menurut dia, harus segara bangkit sebelum learning loss atau hilangnya pembelajaran, persoalan kesehatan mental siswa, serta berbagai dampak sosial negatif berkepanjangan seperti putus sekolah menjadi permanen.

"Kemdikbudristek terus berupaya membela hak anak-anak Indonesia untuk kembali ke sekolah agar masa depan mereka lebih cerah," tutur Nadiem.

Ia berharap pemerintah daerah, satgas lokal, komite sekolah bersama para orang tua mampu mendukung PTM dengan memastikan protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

Seluruh satuan pendidikan juga diminta mampu mengimplementasikan aturan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19.

"Komite sekolah dan orang tua ini perannya luar biasa pentingnya. Mereka harus menjadi satgas di dalam sekolah untuk memastikan disiplin (prokes), karena sekolah bisa ditutup lagi kalau nanti ada klaster," kata dia.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: