Terancam Dipidanakan oleh Wakil Ketua DPRD DIY, Akun @lentera.nkri Hilang dari Instagram

Ainun Najib ยท Kamis, 05 Mei 2022 - 09:57:00 WIB
 Terancam Dipidanakan oleh Wakil Ketua DPRD DIY, Akun @lentera.nkri Hilang dari Instagram
Akun Instagram @lentera.nkri tak bisa diakses lagi. Pemilik akun ini terancam dipidanakan lantaran mengunggah postingan fitnah dan hoaks terkait Wakil Ketua DPRD DIY. (Foto : tangkapan layar)

YOGYAKARTA, iNews.id- Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana kembali melayangkan somasi terhadap sejumlah akun media sosial yang memfitnah dirinya. Somasi terbaru dikirimkan ke pemilik akun Instagram @lentera.nkri dan akun Twitter @NkriLentera.

Sebelumnya Huda juga telah melayangkan somasi terhadap pemilik akun Instagram @jogja.terkini.

Namun usai mendapat somasi, akun Instagram @lentera.nkri tak bisa diakses. Akun itu tiba-tiba lenyap dari Instagram.

Huda menyebut sejumlah akun itu telah menyebarkan fitnah dan hoaks terkait dirinya. Bahkan akun @lentera.nkri memajang foto dirinya lengkap dengan narasi yang memfitnah. 

Penasihat hukum Huda, Kunto Wisnu Aji mengatakan, somasi telah dikirimkan pada Selasa 3 Mei 2022.  

Menurut Kunto, akun Instagram @lentera.nkri  pada 1 Mei 2022 telah memposting sebuah video Reels dengan memuat wajah kliennya. Juga di media sosial Twitter dengan Akun @NkriLentera  ditemukan postingan video yang memuat Huda dengan durasi 29 detik. 

Kedua postingan yang memuat wajah kliennya tersebut tanpa sepengetahuan dan seizin kliennya. 

Dalam postingan video yang memuat wajah kliennya itu juga diberikan narasi : 'Wakil Ketua DPRD DIY yang memfasilitasi Pembacaan Ideologi Terlarang Khilafah HTI di DPRD DIY dari PKS yang Bernama Sdr. : Huda Tri Yudiana, S.T'

“Postingan tersebu telah sengaja ditandai (di-tag) ke beberapa akun Instagram dan Twitter lainnya, seperti: @jogjaku, @jogja, @jogja.terkini, @wonderfuljogja, @jogjaistimewa, @jogja24jam, @kabarjogja, @jogja.istimewa, @iniyogyakarta,” ungkap Kunto Kamis (5/5/2022).

Kunto menyebut postingan itu telah ditonton oleh 1.318 dan dikomentari oleh 287 warganet. Sedangkan di Twitter dikomentari 2 orang, di-retweet 9 kali, dan disukai 6 netizen. 

“Postingan video oleh akun Instagram @lentera.nkri dan Akun Twitter @NkriLentera sebagaimana tersebut di atas adalah tidak benar dan telah menyerang kehormatan dan nama baik klien kami,”  ujarnya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: