Terduga Teroris di Gunungkidul Ditangkap, Sultan: Warga Harus Berani Katakan Tidak pada Terorisme

Kuntadi ยท Rabu, 20 November 2019 - 16:42 WIB
Terduga Teroris di Gunungkidul Ditangkap, Sultan: Warga Harus Berani Katakan Tidak pada Terorisme
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengajak warga untuk berani menolak terorisme. (Foto: Dok.iNews.id)

YOGYAKARTA, iNews.id – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X berharap masyarakat memiliki keberanian untuk mengatakan tidak pada terorisme. Keberanian ini harus dilakukan agar terorisme tidak bisa tumbuh dan berkembang.

“Saya harap warga bisa mengatakan tidak. Harus punya keberanian untuk tidak pada terorisme,” kata Sultan menanggapi penangkapan terduga teroris di Playen, Gunungkidul, Rabu (20/11/2019).

Sultan mengatakan, jika memang ada warga DIY yang menjadi bagian dari terorisme, silakan ditangkap. “Kalau dia teroris, mau ditangkap silakan saja,” kata Raja Keraton Yogyakarta ini.

Sultan juga yakin, petugas dalam menangkap seseorang tidak sembarangan. Namun memiliki data kuat dan pendukung sehingga melakukan penangkapan. 

“Saya tidak tahu persis. Siapa yang ditangkap dari unsur apa,” katanya.

Sebelumnya, tim Densus 88 menangkap terduga teroris di RT 12 Dusun Ngunut, Desa Ngunut, Kecamatan Playen, Gunungkidul, Markino alias Abu Umar, Rabu (20/11/2019).

Dia ditangkap di rumahnya dan langsung diamankan.Tim Densus 88 juga menggeledah rumah Markino yang bagian depannya berupa warung kelontong.

Penggeledahan itu melibatkan tim Gegana Brimob Polda DIY karena ditemukan bahan peledak dan benda diduga bom rakitan.

Tim Gegana kemudian juga meledakkan benda yang diduga bom di kebun belakang rumah Markino. Namun ledakan ini tidak keras dan hanya seperti ledakan petasan.

Polisi masih memasang garis polisi dan melakukan penyisiran di rumah terduga. Warga dilarang mendekat dan dilarang mendokumentasikan kegiatan yang dilakukan petugas.  

"Kami hanya ikut membantu mengamankan lokasi. Kegiatan ditangani langsung Tim Densus," kata Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan.


Editor : Kastolani Marzuki