Ada 4 Irjen Calon Kabareskrim, Kriterianya Harus Sosok yang Bisa Kerja Cepat

Abdul Rochim · Kamis, 28 Januari 2021 - 19:54:00 WIB
Ada 4 Irjen Calon Kabareskrim, Kriterianya Harus Sosok yang Bisa Kerja Cepat
Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada. (Foto: iNews/Humas Polda Aceh)

JAKARTA, iNews.id – Posisi Kabareskrim yang ditinggalkan Listyo Sigit Prabowo menjadi perbincangan. Ada empat irjen yang layak menduduki jabatan tersebut.

Ada nama Irjen Pol Wahyu Widada, lulusan terbaik Akademi Polisi (Akpol) 1992 yang saat ini menjabat Kapolda Aceh. Berikutnya, Irjen Pol Nico Afinta, lulusan Akpol 1992 yang saat ini menjabat Kapolda Jatim. Kemudian ada nama Irjen Pol Dofiri, lulusan Akpol 1989 yang menjabat sebagai Kapolda Jabar, dan nama Irjen Pol Wahyu Hadiningrat, lulusan Akpol 1992 yang saat ini menjabat Wakabareskrim.

Anggota Komisi III DPR Jazilul Fawaid mengatakan, ada sejumlah kriteria yang harus dimiliki seorang Kabareskrim. Pertama, dia harus sosok yang yang bisa bekerja cepat, terampil, namun memiliki sifat humanis.

”Itu penting dan saya pikir di Kepolisian banyak kandidat yang seperti itu, tinggal siapa yang nanti dianggap punya chemistry untuk bisa bekerja dengan Kapolri yang baru,” ujar politikus yang akrab disapa Gus Jazil ini, Kamis (28/1/2021).

Wakil Ketua MPR ini mengatakan, ada beberapa nama yang sudah muncul ke publik sebagai calon Kabareskrim. ”Untuk posisi itu ya tentu dari bintang 2 yang ada cukup banyak, tinggal memilih apakah yang sekarang menjadi Kapolda atau jajaran bintang 2 yang lain. Saya tidak ingin berspekulasi untuk menyebut nama, tetapi banyak perwira mumpuni untuk jabatan Kabareskrim,” katanya.

Gus Jazil mengatakan, publik bisa melihat siapa calon-calon yang secara kepangkatan dan golongan sudah memenuhi syarat dan memiliki track record bagus dan jujur di posisi Kabareskrim.

“Ini posisi strategis sehingga jangan sampai salah pilih ya pastinya. Kapolri yang baru sangat berkepentingan untuk mencari figur yang paling pas, yang cocok di posisi Kabareskrim karena banyak perkara yang harus ditangani oleh Kabareskrim yang baru pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” kata Wakil Ketua Umum DPP PKB ini.

Dikatakan Gus Jazil, penunjukan Kabareskrim merupakan salah satu pekerjaan rumah (PR) pertama yang harus dilakukan Listyo Sigit Prabowo sebagai bagian dari pembenahan dan konsolidasi di internal Kepolisian yakni mengisi pos-pos yang kosong seperti Kabareskrim.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: