get app
inews
Aa Text
Read Next : Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

Vaksiniasi Covid-19 untuk Lansia Dipusatkan di 10 RS di Yogya

Selasa, 09 Maret 2021 - 21:20:00 WIB
 Vaksiniasi Covid-19 untuk Lansia Dipusatkan di 10 RS di Yogya
Presiden Jokowi saat meninjau vaksinasi covid-19 pedagang di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Senin (1/3/2021). (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

YOGYAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota Yogyakarta memusatkan vaksinasi Covid-19 untuk warga lanjut usia di 10 rumah sakit dan dua rumah sakit khusus ibu dan anak. Ini sebagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga berusia lebih dari 60 tahun.

“Sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan meski tidak tertulis, maka pelaksanaan vaksinasi untuk lansia di Yogyakarta akan dilakukan di rumah sakit (RS) atau di rumah sakit khusus ibu dan anak (RSKIA),” kata Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Lana Unwanah di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, rumah sakit dinilai memiliki fasilitas yang cukup lengkap termasuk instalasi gawat darurat dan fasilitas pendukung kesehatan lainnya apabila diperlukan tindakan medis.

Sebanyak 10 rumah sakit yang sudah ditetapkan untuk melayani vaksinasi terhadap lansia di Yogyakarta adalah RS Jogja, RS Panti Rapih, RS Bethesda, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, RS Siloam, RS Pratama, RSI Hidayatullah, RS Happy Land, RS Ludira Husadatama, RS Bethesda Lempuyangwangi, dan dua RSKIA yaitu RSKIA Muhammadiyah Kotagede serta RSKIA Rachmi.

Setiap rumah sakit ditargetkan dapat melakukan vaksinasi untuk 100 lansia per hari, sedangkan di RSKIA untuk 50 lansia per hari.

Warga lansia, baik yang memiliki KTP sebagai warga Kota Yogyakarta maupun berdomisili di Yogyakarta dan sudah mendaftar dapat melakukan pengecekan ulang terkait jadwal dan tempat pelaksanaan vaksinasi melalui laman corona.jogjakota.go.id.

“Cukup dengan memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor telepon yang digunakan saat pendaftaran. Nanti akan terlihat lokasi dan jadwal vaksinasi,” katanya.

Pengecekan ulang tersebut diperlukan karena masih ada sejumlah warga lansia yang memilih lokasi pelaksanaan vaksinasi di puskesmas terdekat dengan tempat tinggalnya.

“Karena ada arahan dari Kementerian Kesehatan, maka lansia yang sudah terdaftar kami petakan lagi dan apabila masih memilih lokasi vaksinasi di puskesmas atau klinik, maka akan diarahkan ke rumah sakit terdekat di sekitarnya,” katanya.

Untuk saat ini, lanjut Lana, pengecekan jadwal dan lokasi vaksinasi baru bisa diakses untuk warga lansia yang sudah terdaftar dari 19 Februari hingga 3 Maret. Dalam rentang waktu tersebut tercatat 12.202 lansia yang sudah mendaftar untuk vaksinasi.

“Namun, dari data tersebut masih ada sekitar 2.600 data ganda. Artinya, hanya ada sekitar 9.400 lansia yang mendaftar hingga 3 Maret,” katanya.

Editor: Ainun Najib

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut