Waspada, Air Sumur di Kota Yogya Mengadung Bakteri E-Coli Tinggi

Antara ยท Senin, 15 Agustus 2022 - 18:20:00 WIB
Waspada, Air Sumur di Kota Yogya Mengadung Bakteri E-Coli Tinggi
Kandungan bakteri e-coli di air sumur di Kota Yogyakarta ternyata tergolong tinggi.(Foto Ilustrasi : Ist)

YOGYAKARTA, iNews.id - Kandungan bakteri e-coli di air sumur di Kota Yogyakarta ternyata tergolong tinggi. Masyarakat perlu hati-hati dan mengolah air dengan benar sebelum dikonsumsi agar tak menimbulkan dampak pada kesehatan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sutomo mengatakan, dari hasil pengujian yang dilakukannya sebagian besar air sumur di Yogyakarta mengandung bakteri e-coli yang tinggi.

Menurut dia, pencemaran bakteri e-coli di air sumur di Kota Yogyakarta sudah terjadi cukup lama karena kondisi permukiman di kota tersebut yang padat penduduk.

"Karena kondisi permukiman yang sudah padat dengan penduduk, maka tidak jarang jarak antara sumur dan pengolahan limbah domestik antar rumah tidak memenuhi jarak ideal sehingga terjadi pencemaran bakteri e-coli di sumur warga," katanya di Yogyakarta, Senin (15/8/2022).

Meskipun demikian, lanjut dia, air sumur yang tercemar bakteri e-coli dapat digunakan dengan cara mengolahnya terlebih dulu yaitu merebus air hingga mendidih.

"Saat air sudah direbus sampai mendidih, maka bakteri e-coli akan mati. Tetapi, sebagian besar masyarakat di Yogyakarta saat ini sudah mengonsumsi air kemasan atau air isi ulang untuk kebutuhan makan dan minum. Tidak lagi mengambil langsung dari air sumur," katanya.

Jika air sumur tidak diolah dengan benar dan langsung dikonsumsi, lanjut dia, maka dapat menimbulkan permasalahan kesehatan.

“Air sumur tersebut tetap aman digunakan untuk keperluan mandi, cuci, kakus (MCK),” katanya.

Selain melakukan pemeriksaan baku mutu air sumur di sejumlah kantor kelurahan maupun pasar dan beberapa instansi, UPT Laboratorium Lingkungan Hidup DLH Kota Yogyakarta juga memberikan layanan pemeriksaan kualitas air sumur warga.

"Warga cukup mengajukan permohonan pemeriksaan melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Nantinya, akan ada petugas yang datang untuk mengambil sampel dan memeriksa kualitasnya," katanya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: