Kepala Dinas pariwisata Kulonprogo Joko Mursito terjun langsung menyosialisasikan aturan kunjungan di objek wisata.
Budi Utomo

KULONPROGO, iNews.id - Kebijakan pemerintah mencabut syarat hasil tes swab antigen dan tes PCR belum berdampak terhadap jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Kulonprogo. Mayoritas wisatawan yang datang ke sejumlah destinasi merupakan wisatawan lokal. 

“Belum terasa, kebijakannya ini kan masih baru,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Joko Mursito, Jumat (18/3/2022). 

Penghapusan syarat antigen baru diterapkan sejak 8 Maret lalu. Artinya, baru bejalan sekitar 10 hari sampai dengan hari ini. Jumlah kunjungan sepekan sebelum aturan dicabut mencapai 15.543 wisatawan. Sedangkan sepekan pascadicabut justru menurun menjadi 11.198 wisatawan. 

Joko menengarai, penurunan ini tidak lepas dari kebijakan perpanjangan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di DIY hingga 21 Maret 2022 mendatang. 

“Kebanyakan wisatawan yang datang dari lokal dan sekitar DIY dan Jawa Tengah,” ujarnya.

Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Kulonprogo, Fajar Gegana mengatakan, tidak ada aturan khusus dalam perpanjangan PPKM ini termasuk ke destinasi wisata. Hanya syarat pengunjung dibatasi maksimal 25 persen. 

“Setiap wisatawan kami imbau untuk menggunakan aplikasi  PeduliLindungi dan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.  


Editor : Kuntadi Kuntadi

BERITA TERKAIT